Berita

Kapolda Lampung Irjen Helmi Santika/RMOLLampung

Presisi

Antisipasi Kemacetan Arus Balik, Polda Lampung Siapkan Skema Delaying System

MINGGU, 14 APRIL 2024 | 02:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski jumlah pemudik akan menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan menuju Pelabuhan Merak Banten pada arus balik Lebaran 2024 diprediksi sama dengan arus mudik, Polda Lampung tetap mengantisipasi penambahan sekitar 10 persen jumlah.

Merujuk data terkini Polda Lampung, jumlah kendaraan yang tiba di Pelabuhan Bakauheni mencapai 156.465 unit. Terdiri dari roda empat 141.989 unit, roda dua 14.476 unit, bus 5.794 unit, dan truk 19.580 unit.

"Sedangkan kendaraan menuju ke Pelabuhan Merak, totalnya 91.207 unit. Terdiri dari roda empat 81.512 unit, roda dua 9.695 unit, bus 5.543 unit, dan truk 22.382 unit," ucap Kapolda Lampung, Irjen Helmi Santika. usai rapat koordinasi penanganan arus balik penyeberangan dari Bakauheni dan Panjang ke Merak dan Ciwandan 2024 dengan stakeholder terkait.


Adapun puncak arus balik dari Sumatera diprediksi terjadi pada 13-16 April 2024. Merujuk hal itu, Polda Lampung akan melaksanakan delaying system secara optimal dengan memperhitungkan secara detail  jumlah kendaraan yang akan kembali, kapasitas dan jumlah kapal, waktu tempuh dan bongkar muat, hingga kapasitas rest area dan buffer zone di jalan lintas serta fasilitas pendukungnya.

Ada tiga kategori delaying system. Green untuk kondisi normal. Lalu Yellow saat antrean berjarak 4 km dari pintu gerbang pelabuhan, dan Red ketika antrean berjarak 1 kilometer dari pintu gerbang pelabuhan.

Pada situasi yellow, delaying system akan dilaksanakan dengan mengaktifkan lima rest area, dua buffer zone di Jalan Lintas Tengah dan dua bufferzone di Jalan Lintas Timur. Sedangkan pada situasi red, akan mengaktifkan semua rest area dan buffer zone.

Terdapat 8 rest area di jalan tol Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni mulai dari KM 215 B sampai KM 20B. Rest area itu dapat menampung 1.200 kendaraan sedangkan empat buffer zone masing-masing berlokasi di Jalinteng dan Jalintim dengan dengan total kapasitas 360 kendaraan. Lokasi buffer zone Terminal Agrobisnis Gayam, Rumah Makan Gunung Jati, Rumah Makan Tiga Saudara dan Eks Kantor Balai Karantina Pertanian (Jalinteng).

"Cara bertindak dalam melaksanakan delaying system adalah dengan menggeser kendaraan yang ada di rest area dan buffer zone secara bertahap sesuai dengan jumlah kendaraan yang naik ke kapal," terang jenderal bintang dua ini, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (13/4).

Untuk kendaraan yang melalui Pelabuhan Panjang, disiapkan 3 kapal untuk sepeda motor dan truk. Pelabuhan ini memiliki kapasitas area tunggu seluas 1,3 hektare dengan daya tampung di Pelabuhan Panjang 2.000 unit kendaraan roda dua, 155 truk, dan 300 kendaraan roda empat. Selain itu, ada cadangan lahan seluas 6.000 meter persegi yang dapat menampung 900 unit motor.

Terkait penerapan delaying system ke Pelabuhan Panjang, para Kapolres akan melakukan kanalisasi dan pengawalan terhadap sepeda motor sampai tiba di pelabuhan setempat. Sedangkan truk akan dikawal mulai dari keluar exit tol KM 87 menuju Pelabuhan Panjang.

"Di area tunggu disiapkan tenda, SDM dan fasilitas kesehatan, WC portable dan dapur umum Satbrimob," tutup Irjen Helmi Santika.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya