Berita

Pengguna kendaraan roda dua saat melakukan perjalanan mudik Lebaran 2024/RMOL

Politik

WFH Setelah Lebaran Tidak Mengganggu Produktivitas Pekerja

SABTU, 13 APRIL 2024 | 12:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Usulan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagaimana disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi patut dipertimbangkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik Lebaran 2024.

"Kami mendukung penuh wacana tersebut untuk PNS hingga swasta. WFH atau perpanjang cuti adalah solusi untuk mencegah hal yang sangat buruk saat arus balik," kata kata Sekjen Jaringan Insan Muda Indonesia (JIMI) Aditya dalam keterangannya, Sabtu (13/4).

Aditya yakin kebijakan WFH tidak akan mempengaruhi produktivitas para pekerja. Sehingga ia berharap usulan Menhub bisa dipertimbangkan Presiden Joko Widodo sebagai pemegang hak prerogatif.


"Saya rasa WFH atau hadir fisik itu tentunya kualitasnya akan sama, yang membedakan adalah yang mudik dalam seminggu ke depan," sambungnya.

Menhub Budi Karya sebelumnya mengusulkan penerapan WFH pascalebaran sebagai strategi untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2024.

Puncak arus balik sendiri diperkirakan terjadi pada H+3 atau Minggu (14/4) dan H+4 atau Senin (15/4).

“Kita lagi mengusulkan ke Pak Presiden untuk work from home di hari Selasa dan Rabu,” kata Budi Karya beberapa waktu lalu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya