Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Naik 46 Persen, Laba Bersih Siantar Top Capai Angka Rp917,68 Miliar

SABTU, 13 APRIL 2024 | 10:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen makanan ringan, Siantar Top (STTP), mencatat laba bersih Rp917,68 miliar sepanjang 2023.

Angka ini melonjak 46 persen dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp624,47 miliar. Laba per saham dasar pun meroket menjadi Rp700,53 dari edisi sebelumnya Rp476,70.

Perusahaan yang dirintis pada 1972 itu juga mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp4,76 triliun, susut tipis 3,44 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp4,93 triliun.


Beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp3,33 triliun, susut dari periode sama tahun sebelumnya senilai Rp3,90 triliun. Laba kotor terakumulasi Rp1,43 triliun, naik tipis dari akhir tahun sebelumnya sejumlah Rp1,02 triliun.

Pendapatan lain-lain tercatat sebesar Rp145,95 miliar, susut dari Rp201,35 miliar. Sementara beban penjualan tercatat Rp327,95 miliar, bengkak dari Rp318,39 miliar.

Laba sebelum taksiran beban pajak Rp1,10 triliun, melesat dari posisi sama tahun sebelumnya Rp756,72 miliar. Taksiran beban pajak Rp184,84 miliar, bengkak dari episode sama tahun sebelumnya sebesar Rp132,19 miliar. Laba tahun berjalan Rp917,79 miliar, naik dari akhir 2022 senilai Rp624,52 miliar.

Total ekuitas terakumulasi sebesar Rp4,84 triliun, melonjak dibanding edisi sama akhir 2022 sebesar Rp3,92 triliun. Jumlah liabilitas tercatat Rp634,72 miliar, susut tipis dari posisi sama tahun sebelumnya Rp662,33 miliar. Jumlah aset Rp5,48 triliun, melesat dari akhir tahun sebelumnya Rp4,59 triliun.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya