Berita

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi/Foto: Antara

Nusantara

Hindari Kepadatan, Kemenhub Sarankan Masyarakat yang Mudik agar kembali Lebih Awal

SABTU, 13 APRIL 2024 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Perhubungan telah menyiapkan berbagai langkah dan upaya secara maksimal untuk menjamin kelancaran arus balik Lebaran di semua lintas moda transportasi.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa Kemenhub telah melakukan pemetaan di beberapa titik rawan terjadinya penumpukan saat arus balik Lebaran nanti, di antaranya seperti di jalur Cipali, dari arah Solo, Semarang hingga Cirebon.

Ia juga menyarankan kepada masyarakat yang tengah pulang ke kampung halaman agar kembali lebih awal sebelum puncak arus balik Lebaran 2024 terjadi pada Minggu-Senin.


Menurutnya, prediksi puncak arus balik Lebaran 2024 diperkirakan bakal terjadi pada H+3 atau Minggu (14/04) dan H+4 atau Senin (15/04).

Budi juga mengingatkan kepada pemudik yang menggunakan travel agar mencari agen yang resmi.

"Jadi para pemudik jangan memaksakan untuk melakukan kegiatan atau pulang pakai travel gelap," ujar Budi, usai mengecek kesiapan arus balik Lebaran di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, yang dikutip Sabtu (13/4).

Pergerakan arus mudik tahun ini menjadi pergerakan yang 'termeriah', mengutip laman Indonesia Baik milik Kominfo.

Momen mudik Lebaran 2024 menjadi yang termeriah sepanjang sejarah jika melihat jumlah pemudik dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Budi beberapa waktu lalu mengakui liburan Lebaran 2024 ini juga sangat mendorong perekonomian karena lonjakan pergerakan pemudik yang signifikan.

Pemerintah memperkirakan jumlah pemudik tahun ini mencapai 193,6 juta orang. Jumlah ini meningkat sebesar 13,7 persen dari tahun lalu, yang hanya mencapai 123,8 juta pemudik. Jika dikalkulasikan, itu sama dengan 71,7 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.

Budi mengatakan angka 193,6 juta tersebut sangat besar sehingga bisa memacu perputaran ekonomi di daerah atau kampung halaman para pemudik. Apalagi waktu libur Lebaran cukup lama yakni selama 10 hari, mulai 6-15 April 2024.

Menurut Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, perputaran uang selama pergerakan mudik dan libur Lebaran diperkirakan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal 1-2024 dan diprediksi mencapai Rp157,3 triliun. Artinya pergerakan dalam angkutan lebaran menciptakan peluang dan manfaat yang sangat bernilai.

"Oh, luar biasa. Coba bayangin, kita enggak usah ngomong 193 juta (pemudik), 150 juta (pemudik) saja, kalau orang itu bawa (uang) Rp1 juta, berapa tuh? Coba hitung. Kalau mereka balik, enggak mungkin kurang dari Rp5 juta spending-nya mereka (pemudik) ini," ujar Budi Karya usai mengecek kesiapan arus balik Lebaran di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, yang dikutip Sabtu (13/4).

Budi juga memastikan telah melakukan berbagai langkah dan upaya secara maksimal untuk melayani masyarakat selama angkutan arus mudik maupun balik Lebaran di semua lintas moda transportasi.

"Secara detail bagaimana mengatasi arus balik itu sudah kami siapkan dengan baik. Kalau di jalur udara atau laut praktis bisa dikendalikan," katanya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya