Berita

Presiden Meksiko, Andrés Manuel López Obrador/Net

Dunia

Meksiko Desak PBB Pecat Ekuador dari Keanggotaan

JUMAT, 12 APRIL 2024 | 12:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Meksiko menyeret kasus diplomatiknya dengan Ekuador ke pengadilan tertinggi PBB, International Court of Justice (ICJ) atau biasa disebut Mahkamah Internasional.

Dalam tuntutannya, Meksiko meminta Ekuador dikeluarkan dari keanggotaannya di PBB sampai mereka membuat permintaan maaf ke publik atas serangan di kedutaan besar Meksiko di Quito.

"Meksiko menyerukan agar Ekuador dikeluarkan dari PBB sampai negara Amerika Selatan tersebut membuat permintaan maaf," tegas Menteri Luar Negeri Meksiko Alicia Barcena dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters pada Jumat (12/4).


Barcena menyatakan, tuntutan Meksiko ke ICJ telah diajukan sejak Kamis (11/4). Mereka berharap pengadilan mampu bertindak tegas terhadap Ekuador.

"Meksiko berharap dapat menguji sistem peradilan internasional sehingga kejadian seperti yang terjadi di Quito tidak terulang kembali," ujarnya.

Ekuador dikecam karena personel polisi mereka memaksa masuk ke kedutaan Meksiko di Quitto, dan meringkus mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas, yang sedang mencari suaka politik di negara itu.

Tidak hanya menangkap Glas, penggerebekan di kedutaan tersebut juga telah menyebabkan sejumlah diplomat luka-luka, dan disebut sebagai pelanggaran terhadap Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik.

Glas sendiri merupakan orang yang paling dicari di Ekuador. Mantan presiden itu menghadapi penyelidikan atas kasus korupsi, penyuapan, dan banyak kasus lainnya.

Menurut keterangan Kepresidenan Ekuador, pihaknya melakukan tindakan itu karena tidak ingin membiarkan Glas bebas berkeliaran.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya