Berita

Waketum Partai Golkar Bambang Soesatyo di acara open house Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (11/4)/RMOL

Politik

Kinerja Airlangga Dongkrak Suara Golkar Diakui Bamsoet

JUMAT, 12 APRIL 2024 | 06:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kinerja apik Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dalam mendongkrak suara partai pada Pemilu 2024 diakui oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo.

"Jelas, (Golkar mampu) menambah 15 kursi di DPR RI," ucap sosok yang akrab disapa Bamsoet ini usai menghadiri open house Idulfitri di kediaman Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Jakarta, Kamis malam (11/4).

Menurut Ketua MPR RI ini, kenaikan suara tersebut merupakan kerja keras semua pihak. Tetapi yang paling menentukan tentu saja sang komandan di Partai Golkar.


Terkait bursa ketua umum pada Musyawarah Nasional (Munas) Desember 2024, Bamsoet menyatakan sepakat agar Airlangga bisa kembali memimpin partai beringin.

Meskipun, Ketua Dewan Pembina SOKSI Golkar itu menyebut ada beberapa kandidat lain yang masuk bursa pada Munas mendatang, selain empat nama yang sudah beredar di publik. Empat nama tersebut adalah Airlangga Hartarto, Agus Gumiwang, Bahlil Lahadalia dan Bamsoet.

Sejauh ini, Airlangga telah mendapatkan dukungan dari seluruh pimpinan daerah Golkar se-Indonesia untuk maju kembali sebagai ketua umum periode ketiga.

Selain itu, dua organisasi pendiri Partai Golkar yakni Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) dan PPK Kosgoro 1957 juga telah memberikan surat dukungan kepada Airlangga. Tersisa satu organisasi pendiri yang belum memberikan dukungan yakni Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI).

Sementara, 3 organisasi masyarakat (ormas) bentukan Partai Golkar juga telah menyerahkan surat dukungan untuk Airlangga. Yakni Majelis Dakwah Islamiyah (MDI), Himpunan Wanita Karya (HWK), dan Pengajian Al Hidayah.

Tersisa 3 ormas bentukan yang belum memberikan dukungan, yakni Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), dan Satuan Karya Ulama Indonesia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya