Berita

Pj Bupati Musi Banyuasin, Apriyadi Mahmud/Istimewa

Politik

Pengamat: Apriyadi Mahmud Berpeluang Menang pada Pilkada Muba 2024

JUMAT, 12 APRIL 2024 | 04:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah pihak di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, meyakini bahwa Penjabat (Pj) Bupati Apriyadi Mahmud akan maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muba 2024 yang dijadwalkan akan dihelat pada November mendatang.

Pengamat politik Sumsel, Bagindo Togar menilai, selama hampir 2 tahun menjabat sebagai Pj Bupati Muba, Apriyadi Mahmud telah memberikan perubahan positif signifikan bagi kabupaten yang berpenduduk lebih dari 600 ribu jiwa itu.

"Yang terbaru ini, beliau berhasil mengalihkan pengelolaan listrik MEP ke PLN, yang selama ini menjadi harapan masyarakat Muba," kata Bagindo, diwartakan Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (11/4).


Menurut Bagindo, tidak mengherankan jika Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memilih untuk mengusung Pj Bupati Apriyadi Mahmud dalam Pilkada Muba 2024.

"Apriyadi menjadi target karena kinerjanya yang sangat baik dan segudang prestasinya," tambahnya.

Lebih lanjut, selama menjabat sebagai Pj Bupati selama hampir 2 tahun, Apriyadi berhasil menduduki peringkat ke-4 dalam daftar Penjabat Bupati Terbaik di Indonesia menurut Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Ini merupakan penilaian dari Kemendagri, yang tentunya menggunakan indikator-indikator capaian yang telah dilakukan oleh Apriyadi," tegas Bagindo.

Direktur Eksekutif Forum Demokrasi Sriwijaya ini menambahkan, jika Apriyadi Mahmud benar-benar maju sebagai Calon Bupati (Cabup) Muba, pesaingnya dapat diibaratkan seperti menabur garam ke laut.

"Saya yakin warga Muba sangat membutuhkan stabilitas dan perubahan yang nyata. Mereka sudah trauma dengan janji-janji politik yang tidak terealisasi. Apriyadi telah banyak memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan di Muba," demikian Bagindo.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya