Berita

Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas), Irjen Aan Suhanan, menjelaskan soal sistem contraflow untuk menekan tingkat kemacetan pada arus balik Idulfitri 2024/Istimewa

Presisi

Polri Evaluasi dan Benahi Sistem Contraflow Jelang Puncak Arus Balik

JUMAT, 12 APRIL 2024 | 01:34 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sistem contraflow di ruas jalan tol menjadi salah satu opsi dalam rangka mengurai kemacetan saat arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada Sabtu (13/4) sampai Senin (15/4). Sistem contraflow ini terutama diterapkan di ruas Tol Cikampek-Jakarta.

Terkait hal ini, Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas), Irjen Aan Suhanan, telah mengevaluasi sistem contraflow yang telah dilaksanakan pada arus mudik kemarin

Salah satu perbaikan di antaranya menambahkan reflektor di jalur contraflow yang dapat memantulkan cahaya bagi pengemudi.


"Terkait dengan safety, keselamatan, kami akan memberikan reflektor, nanti dari arah contraflow maupun dari arah yang jalur seharusnya. Kalau kemarin hanya satu bagian, nanti akan dikasih dua bagian," jelas Aan.

Tak hanya itu, jarak pembatas contraflow pun diperpendek, sehingga para pengemudi mengetahui bahwa ada kendaraan dari arah berlawanan.

"Untuk jarak, kalau kemarin 30 meter, sekarang jadi 10 meter, dan tiap 2,5 meter akan kami rapatkan untuk pembatasnya," kata Aan.

Selain itu, Polri bersama Jasamarga akan menempatkan petugas di setiap titik jalan tol itu beserta safety car yang digunakan saat situasi darurat.

"Kami juga menyiapkan safety car, artinya nanti akan dikawal mulai dari KM 72 sampai KM 47, setelah itu akan dikawal kembali, ini untuk memelihara kecepatan di contraflow yang maksimal hanya 60 km saja," tandas Aan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya