Berita

Bus Rosalia Indah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol Km 370 A Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah/Ist

Presisi

Kecelakaan Maut di Tol Batang Diduga Akibat Sopir Bus Rosalia Indah Microsleep

KAMIS, 11 APRIL 2024 | 13:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penyebab kecelakaan maut bus Rosalia Indah di Tol Batang Semarang Km 370 A +200 diduga karena pengemudi mengalami microsleep atau hilangnya kesadaran atau perhatian karena merasa lelah atau mengantuk

"Pengemudi bus, ini keterangan memang awal sudah lelah. Artinya kemungkinan, ini kemungkinan, terjadi microsleep di TKP sehingga terjadi kecelakaan tunggal," kata Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan di RSI Weleri Kendal, Kamis (11/4).

Dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Aan menyebut bahwa bus dari Bekasi menuju Jawa Timur itu sempat ada pergantian armada di KM 227. Namun sopir tidak berganti.


Kakorlantas memperkirakan bahwa ada kerusakan di bus pertama, sehingga ada pergantian.

Kasatlantas Polres Batang AKP Wigiyadi menambahkan, bus sempat beristirahat di Rest Area 360. Namun sesampainya di KM 370, kecelakaan terjadi.

"Sempat istirahat sebentar," kata Wigiyandi.

Dari jejak olah TKP, bekas bus masuk parit di KM 370 +50 dan baru berhenti di KM 370 +200. Artinya, bus terseret sekitar 150 meter. Belum ada temuan jejak rem di TKP.

Kondisi korban meninggal saat ditemukan ada yang terpental keluar bus. Total lima korban terpental keluar. Lalu dua korban terjepit.

Untuk korban selamat, pihaknya juga melakukan trauma healing di IGD RSI Weleri Kendal.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya