Berita

Presiden Korea Utara, Kim Jong Un/Net

Dunia

Kim Jong Un Mantap Bersiap untuk Perang

KAMIS, 11 APRIL 2024 | 11:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Situasi geopolitik yang tidak stabil di Semenanjung Korea baru-baru ini, mendorong Korea Utara lebih mantap untuk mempersiapkan perang.

Hal itu disampaikan oleh Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un saat memberikan bimbingan lapangan di Universitas Militer dan Politik Kim Jong Il pada Rabu (10/4).

Kim dalam pidatonya dengan tegas menyebut pihaknya tidak ragu untuk memberikan  pukulan mematikan jika para musuh memilih untuk melakukan konfrontasi militer dengan Pyongyang.


"DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea) akan memberikan pukulan mematikan kepada musuh tanpa ragu-ragu dengan mengerahkan segala cara yang dimilikinya,” kata Kim, seperti dimuat Kantor Berita Resmi KCNA.

Didorong oleh kondisi saat ini, menurut Kim, sekarang adalah waktu yang tepat meningkatkan persiapan perang.

"Menguraikan situasi internasional yang rumit dan situasi militer dan politik yang tidak pasti dan tidak stabil di sekitar DPRK, dia (Kim)mengatakan bahwa sekarang adalah waktu untuk lebih bersiap menghadapi perang dibandingkan sebelumnya,” bunyi laporan KCNA.

Awal bulan ini, Kim mengawasi uji peluncuran rudal balistik jarak menengah hipersonik baru yang menggunakan bahan bakar padat.

Menurut para analis, rudal itu mampu meningkatkan kemampuan Korea Utara untuk mengerahkan rudal dengan lebih efektif dibandingkan varian bahan lainnya.

Korea Utara menuduh Amerika Serikat dan Korea Selatan memprovokasi ketegangan militer dengan melakukan manuver perang dengan melakukan latihan militer berskala besar dalam beberapa bulan terakhir.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya