Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Unpad Raih Catatan Positif di Pemeringkatan QS WUR by Subject 2024

KAMIS, 11 APRIL 2024 | 05:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Universitas Padjadjaran kembali menorehkan catatan positif dalam pemeringkatan QS World University Rankings by Subject atau QS WUR by Subject. Dalam rilis terbarunya, Rabu (10/4), 5 bidang ilmu di Unpad berhasil masuk pemeringkatan itu pada 2024.

Lima bidang itu adalah Law and Legal Studies (251–300), Economics and Econometrics (401–450), Agriculture (401–450), Medicine (451–500), serta Business and Management Studies (551–600).

Jumlah bidang ilmu di Unpad yang terekognisi pemeringkatan 2024 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 4  bidang ilmu. Agriculture menjadi bidang ilmu baru yang langsung masuk pada 500 besar pemeringkatan QS WUR by Subject.


Selain adanya tambahan satu bidang ilmu baru, peringkat bidang ilmu Unpad pun meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Bidang ilmu Law and Legal Studies berhasil masuk ke peringkat 251–300 dunia, sebelumnya berada peringkat 300–350. Economics and Econometrics juga berhasil naik 50 peringkat setelah berada di posisi 451–500.

Kemudian, bidang ilmu Medicine naik, sebelumnya berada pada posisi 500–551. Sedangkan bidang ilmu Business and Management Studies berhasil mempertahankan posisinya seperti tahun sebelumnya.

Rektor Unpad, Profesor Rina Indiastuti, mengapresiasi capaian Unpad pada QS WUR by Subject. Hal tersebut menandakan upaya Unpad dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan riset yang terekognisi dunia menunjukkan hasil positif.

“Ini menunjukkan kualitas Unpad yang makin meningkat dari sisi penilaian forum internasional,” ujar Prof Rina dalam keterangannya yang dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (10/4).

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya