Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

AHY Ungkap Pesan Prabowo tentang Kolaborasi

KAMIS, 11 APRIL 2024 | 04:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengaku telah mendapat wejangan tentang kolaborasi ketika bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

“Beliau dalam berbagai kesempatan itu selalu mengajak kita semua bahwa saat ini ataupun era ke depan ini lebih pada era kolaborasi,” kata AHY usai acara open house bersama Kementerian ATR/BPN di Rumah Menteri ATR/BPN di Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Rabu (10/4).

Lanjut AHY, kolaborasi tak langsung menghilangkan kompetisi. Karena, kompetisi pasti akan selalu ada. Namun, yang harus dihadirkan adalah kompetisi yang sehat.


“Kompetisi yang sehat itu bagus karena akan menghadirkan pemikiran-pemikiran besar,” ujarnya.

AHY pun memastikan, melalui kompetisi yang sehat, baik, dan berkeadilan, diharapkan dapat menghadirkan para pemimpin dan wakil rakyat terbaik.

“Kita tahu ada masalah di sana-sini yang perlu diperbaiki, tetapi paling tidak semangatnya adalah untuk selalu memperbaiki sistem yang kita miliki sendiri sebelum kita bicara yang lain,” kata dia.

“Dalam waktu tiga bulan terakhir, saya cukup dekat dengan Pak Prabowo. Saya memang merasakan bahwa rakyat Indonesia menginginkan beliau sebagai pemimpin, dan itulah yang perlu kita syukuri sekaligus menjadi pelecut,” jelasnya.

Lebih jauh AHY menuturkan, sebelum menggelar open house, pada Rabu pagi ia melaksanakan shalat Idulfitri 1445 H bersama keluarga besarnya dan keluarga besar Sarwo Edhie Wibowo di Cikeas, Bogor.

Kemudian, ia mengikuti acara open house yang digelar oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

“Saya juga senang bisa bersilaturahmi dengan beliau (Presiden Joko Widodo) sekaligus dengan para tokoh lainnya, apakah itu bagian dari Kabinet Indonesia Maju maupun berbagai kalangan masyarakat,” tandasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya