Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa/RMOL

Politik

Erwin Aksa: Popularitas Modal Penting Maju Pilgub Jakarta

RABU, 10 APRIL 2024 | 15:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Popularitas sosok di tengah masyarakat menjadi penting sebagai modal menjadi calon Gubernur Jakarta.

Pesan itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa dalam menjawan polemik calon Gubernur Jakarta yang akan maju dalam Pilkada 2024.

"Ya kita lihat survei dulu, paling penting Jakarta popularitas  kemudian yang paling penting dikenal masyarakat yang penting sekarang popularutas dinaikkan ya. Nanti kita lihat hasilnya kalau popularitas tinggi pasti peluang (Gubernur) tinggi," kata Erwin Aksa di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (10/4).


Namun saat disinggung terkait pemasangan wajah Erwin di beberapa billboard kawasan Jakarta, ia berdalih hal itu diperuntukkan untuk Ramadhan.

"Biasalah billboard bulan ramadhan di Ratu Plaza kan gitu. Enggak (kampanye), hanya billboard ramadhan, kita lihat kita survei, kita lihat persoalan masyarakat apa lalu kita sampaikan pesan-pesan untuk menaikkan popularitas," kata Erwin Aksa.

Di sisi kain, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyindir Erwin Aksa yang sudah masang billboard, namun belum diberi mandat partainya berkontestasi dalam Pilkada Jakarta 2024.

"Jakarta kemarin sudah kita sampaikan ada yang on the way ke Jakarta, kita tunggu. Kemudian ada yang sudah diberi mandat, Pak Zaki. Kemudian ada yang sudah pasang billboard, namanya pak Erwin Aksa. Sudah pasang billboard, belum dikasih mandat," kata Airlangga.

Selain Erwin Aksa, nama mantan Bupati Tangerang Ahmad Zaki serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) juga digadang-gadang maju menjadi Gubernur Jakarta.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya