Berita

Ketua Tim Penjaringan Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Solo, Paulus Haryoto/RMOLJateng

Nusantara

Ancang-Ancang Pilkada Solo, PDIP Mulai Jaring Internal dan Eksternal Partai

RABU, 10 APRIL 2024 | 03:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo mulai membuka penjaringan bakal Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota (Cawali-Cawawali) 2024. Penjaringan dibuka baik untuk internal kader, maupun eksternal partai.

Penjaringan akan dibuka setelah instruksi ini dilaksanakan hingga 24 Mei 2024 untuk verifikasi. Pada 31 Mei 2024, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) sudah harus menyerahkan hasil penjaringan ke DPP PDIP.

Ketua Tim Pemenangan Pilkada Solo, Yohanes Fidelis Sukasno menyampaikan, hal ini menindaklanjuti instruksi DPP Nomor 6027/IM/DPP/III/2024, bahwa DPC segera melakukan penjaringan dan pemetaan politik


"Saat ini PDI Perjuangan Solo telah membentuk Tim Penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Solo. Langkah pertama adalah kita akan sosialisasi penjaringan bakal calon (bacalon)," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (9/4).

Sementara, Wakil Ketua Tim Pemenangan sekaligus Ketua Tim Penjaringan, Paulus Haryoto mengatakan, PDIP membuka kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat Solo untuk mengikuti penjaringan.

Penjaringan dilakukan secara internal dan eksternal. Internal artinya semua kader PDI Perjuangan boleh mendaftar. Sedangkan penjaringan eksternal artinya meski tidak mempunyai Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP, namun tetap diberi kesempatan untuk mendaftar sebagai bakal calon (bacalon) kepala daerah.

"Bagi siapa yang ingin mendaftar lewat PDI Perjuangan silakan. Semua diverifikasi dan kita laporkan ke DPP berapapun jumlahnya,” pungkasnya.

Sampai hari ini sudah ada 2 orang yang mendaftar untuk mengikuti penjaringan di PDIP. Mereka mendaftar di Joglo Sasana Krida Rahadi Bawana Pucangsawit.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya