Berita

Kondisi banjir yang merendam permukiman warga di Kota Bitung, Sulawesi Utara pada Minggu (8/4)/BPBD Kota Bitung.

Nusantara

Imbas Longsor dan Banjir, Ratusan Warga Kota Bitung Bakal Lebaran di Pengungsian

SELASA, 09 APRIL 2024 | 15:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ratusan warga Kota Bitung, Sulawesi Utara, bakal merayakan lebaran Idul Fitri tahun ini di pengungsian. Sebab, rumah-runmah mereka masih terdampak bencana alam yang terjadi pada Minggu lalu (7/4).

Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 1.496 unit rumah terendam setinggi 50 sampai 100 centimeter.

Namun, sebanyak 20 unit rumah alami rusak berat dan 11 unit rumah alami rusak sedang. Sementara, tujuh akses jalan tertimbun longsor dan material pohon tumbang.


"Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Bitung akibatkan 43 kepala keluarga atau 162 warga memilih mengungsi," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Selasa (9/4).

Dia mengatakan, warga yang mengungsi tersebar di beberapa titik kumpul Kota Bitung, yang bebas dari lokasi banjir ataupun longsor.

"Berada di Gereja Lembah Yarden Mawali, Pasar Trasdisional Pintu Kota, Gereja Gemin Peitel Pintu Kota, SDN Pintu Kota, Pondok Informasi Kelurahan Binuang, Balai Kecamatan Manembo Nembo dan ke rumah kerabat yang lebih aman," katanya.

Abdul Muhari memastikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung sejak kemarin masih berada di lokasi untuk melakukan monitoring, mendirikan tenda posko dan pos lapangan serta melakukan pembersihan sisa material longsor.

"Sejumlah unsur lain turut bahu membahu dengan memberikan bantuan berupa pangan dan non pangan bagi warga terdampak," demikian Abdul Muhari menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya