Berita

Ketua Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah, Golkar Sumut, Riza Fahrumi Tahir/RMOLSumut

Politik

Golkar Sumut Buka Penjaringan Calon Kepala Daerah Untuk Pilkada 2024

SENIN, 08 APRIL 2024 | 21:30 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Partai Golkar membuka penjaringan calon kepala daerah untuk pilkada 2024 di Sumatera Utara. Penjaringan ini menjadi bagian dari program partai untuk mencari sosok yang dinilai mumpuni untuk maju baik di Pilkada Gubernur Sumut (Pilgubsu) 2024 maupun untuk mencari sosok bakal calon bupati dan wali kota untuk 33 kabupaten/kota se Sumut.

“Penjaringan akan dilaksanakan pada 9 hingga 23 April 2024,” kata Ketua Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah, DPD Golkar Sumatera Utara, Riza Fakhrumi Tahir, di Kantor DPD Golkar Sumut, Jalan Sudirman, Medan seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOLSumut, Senin (8/4).

Riza menjelaskan, proses penjaringan ini akan dilaksanakan sesuai dengan tingkatan kepengurusan. Untuk pendaftaran bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur akan dilaksanakan di Kantor DPD Golkar Sumatera Utara. Namun untuk pendaftaran bakal calon bupati dan wali kota akan dilaksanakan di DPD Kabupaten/kota.


“Jadi siapa pun yang ingin maju bakal calon gubernur maupun bakal calon wakil mendaftar disini (DPD) Golkar Sumut, kalau untuk bupati/walikota di DPD kabupaten/kota masing-masing” ujarnya didampingi Sekretaris tim penjaringan Dedi Dermawan Milaya dan anggota tim M Rahmaddian Shah yang juga Ketua Golkar Medan, Frans Dante Ginting, Palacheta, Milie Desky, Sekretaris DPD Golkar Sumut Datuk Ilhamsyah.

Pendaftaran ini menurut Riza terbuka baik untuk kader maupun non kader Partai Golkar. Namun, mereka akan melakukan beberapa tahapan untuk mencari sosok terbaik yang akan dilaporkan kepada DPP Partai Golkar.

“Dalam prosesnya kita akan melakukan berbagai tahapan seleksi, termasuk membuat survey mengenai para calon yang mendaftar. Survey itu tentu mengenai elektabilitas, popularitas dan akseptabilitas sosok. Kemudian hasilnya akan kita laporkan kepada pimpinan di DPP,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya