Berita

Ilustrasi pedagang ayam potong/Istimewa

Nusantara

Harga Daging Sapi dan Ayam di Cimahi Mulai Melonjak

SENIN, 08 APRIL 2024 | 06:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Harga-harga sejumlah komoditas menjelang Lebaran 2024 terpantau mulai menunjukkan kenaikan di Kota Cimahi. Terutama untuk komoditas primadona, seperti daging ayam dan daging sapi.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, Hella Haerani  mengatakan, harga komoditas pangan tidak semuanya naik, tetapi yang mengalami kenaikan adalah komoditas utama seperti daging ayam dan daging sapi.

"Daging ayam harganya Rp38 ribu menjadi Rp40 ribu, tapi banyak juga yang masih Rp38 ribu. Harga daging sapi Rp130 ribu sekarang Rp140 ribu," bebernya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (7/4).


Kendati demikian, dia mengakui, Pemerintahan Kota (Pemkot) Cimahi tidak bisa mencegah kenaikan komoditas tersebut apalagi mendekati musim lebaran.

"Mudah-mudahan dari tahun ke tahun naiknya hanya sampai Rp150 ribu (untuk daging sapi)," harapnya.

Kenaikan harga komoditas selama Ramadan dan Lebaran, disebutkan Hella, sudah menjadi tradisi. Sebab setiap lebaran, orang akan cenderung makan daging.

"Ya mungkin di situ pedagang bisa menaikkan (harga) itu karena itu sudah budaya," tuturnya.

Hela menambahkan, hingga saat ini tidak ada batasan harga tertinggi tetapi karena ditentukan ketersediaan.

"Kita ada paguyuban pasar dan kita berbicara dengan teman-teman," imbuhnya.

Hella berpesan, masyarakat harus bisa menyikapi harga komoditas pangan dengan bijak, jangan selalu menyalahkan harga yang naik dan pemerintah tidak ada upaya.

"Jadi mudah-mudahan masyarakat membeli apa yang diperlukan saja, yang pokok dulu," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya