Berita

Baznas RI melepas keberangkatan 522 peserta mudik gratis/Ist

Nusantara

Baznas Berangkatkan Ratusan Marbot dan Guru Ngaji Mudik Gratis

MINGGU, 07 APRIL 2024 | 13:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Baznas RI melepas keberangkatan 522 peserta mudik gratis yang terdiri dari marbot masjid, guru ngaji, guru pesantren atau madrasah dan pendakwah di halaman Gedung Baznas RI, Jakarta, Minggu, (7/4).

"Para marbot dan guru ngaji itu adalah asnaf fi sabilillah yang masuk dalam kategori mustahik, mereka berkontribusi nyata dalam syiar islam maka harus dibantu" kata Wakil Ketua Baznas Mokhamad Mahdum.

Mo Mahdum berharap, program mudik gratis ini bermanfaat untuk para marbot dan guru ngaji yang melaksanakan mudik lebaran untuk bertemu keluarga, orang tua dan bersilaturahmi di kampung halamannya.


"Tentu yang pertama berharap para marbot dan guru ngaji ini sehat wal afiyat sampai ke kampung halamannya masing-masing," kata Mo Mahdum.

Sebelumnya, kata Mo Mahdum, Baznas juga bekerja sama dengan TNI AL telah memberangkatkan 1.026 peserta mudik gratis menggunakan kapal perang KRI Banda Aceh-593 dengan tujuan Semarang dan Surabaya.

"Alhamdulillah beberapa hari yang lalu juga kita bekerja sama dengan TNI AL telah memberangkatkan 1026 peserta mudik gratis dengan kapal perang milik TNI AL ke Semarang dan Surabaya," kata Mo Mahdum.

Sementara itu, Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Imdadun Rahmat menjelaskan, mudik gratis kali ini melewati dua rute jalur utara dan selatam dengan tujuan 8 kota di provinsi Jawa Tengah.

"Ada 9 bus, 6 bus ke jalur utara, 3 bus ke jalur selatan,  jalur utara akan ke Tegal, Pekalongan, Semarang dan Solo. Jalur rute selatan akan ke Cilacap, Kebumen, Purworejo, Yogyakarta," kata Imdadun.

Imdadun menambahkan, 522 peserta mudik gratis yang terdiri dari 181 keluarga tersebut tidak hanya difasilitasi bus gratis. Tetapi juga disediakan makanan dan minuman selama di perjalanan dan memberikan Paket Ramadan Bahagia (PRB) berisi sembako.


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya