Berita

Ketua Ikawiga, Muhammad Supriyadi memberikan santunan 1000 yatim piatu, kaum dhuafa, dan pekerja sosial di Grand Mercure Mirama, Jalan Raden Panji, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/4)/Ist

Nusantara

Ikawiga Gandeng BRI Gelar Buka Bersama 1000 Yatim dan Dhuafa

SABTU, 06 APRIL 2024 | 23:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bulan Ramadan menjadi momen istimewa untuk mencari keberkahan melalui berbagi kebahagiaan dengan sesama. Hal tersebut tengah dilakukan secara istiqomah tiap tahun oleh Ikatan Alumni Widyagama Malang (Ikawiga).

Pekan keempat Ramadan ini, Ikawiga bersama BRI Peduli didukung Grand Mercure Mirama Malang gelar buka puasa bersama dan santunan 1000 yatim, kaum dhuafa, dan pekerja sosial. Kegiatan buka puasa dan santunan berlangsung di Grand Mercure Mirama, Jalan Raden Panji, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/4).

Ketua Ikawiga, Muhammad Supriyadi turut hadir dalam kegiatan ini sekaligus menyapa 1000 anak yatim, kalangan dhuafa, dan pekerja sosial. Supriyadi juga memberikan santunan berupa bingkisan hari raya dan uang secara simbolis yang diwakili 1 anak yatim piatu setiap panti asuhan dari 20 jumlah Panti Asuhan se Malang Raya yang hadir. Menurutnya, kegiatan buka bersama dan santunan memang menjadi rutinitas tahunan Ikawiga.


“Bersyukur kepada Allah, pada Ramadhan 1445 H ini, kami keluarga Ikawiga bersama BRI Peduli kembali gelar buka bersama dalam rangka silaturahmi dan santunan bersama adik-adik yatim-piatu, dhuafa, dan pekerja sosial. Santunan dan bingkisan kepada mereka tak lain sebagai bentuk kepedulian Ikawiga,” terang Supriyadi.

“Tentu, di Bulan Suci Ramadhan ini, Ikawiga terus berupaya terlibat langsung dalam membantu mengurangi beban masyarakat. Ikawiga berkomitmen mendampingi dan menyantuni dalam bidang sosial dan kesejahteraan masyarakat, utamanya di Malang Raya,” lanjut dia dalam sambutannya.

Bagi Supriyadi, puasa adalah ibadah yang memiliki relasi vertikal dan horizontal. Dalam kaidah Islam, kata dia, dikenal istilah hablun minallah wa hablun minannas. Puasa satu sisi menjadi ibadah untuk memupuk ketaatan kepada Tuhan, tapi di sisi yang sama, puasa juga memiliki prinsip egaliter dalam masyarakat.

“Puasa memiliki nilai moral dan tanggung jawab sosial. Zakat, infak, dan sedekah, misalnya, memiliki hikmah memberantas egoisme, kekikiran, dan mengentaskan kemiskinan. Karena itu, agenda buka bersama dan santunan Ikawiga ini tak jauh dari prinsip tersebut,” jelas Supriyadi.

“Puasa Ramadan, bagi kami, juga menjadi penanda atas kepekaan sosial untuk membantu masyarakat sekeliling. Problem sosial dalam masyarakat menjadi perhatian serius Ikawiga, utamanya dalam hal menunjang angka kesejahteraan mereka. Puasa ini menjadi momentumnya,” sambungnya.

Dijelaskan Supriyadi, puasa Ramadhan harusnya menjadi tobat sosial atas banyak hal selama ini yang tak memihak wong cilik. Kasus seperti diskriminasi, perampasan hak, adu domba, dan sebagainya, harus menjadi koreksi bersama. Bagaimanapun, lanjutnya, puasa tidak sekadar menjadi ibadah ritual tahunan, tetapi juga ibadah sosial.

“Kami berharap, Ikawiga terus konsisten berkomitmen untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, utamanya dalam bidang sosial dan kesejahteraan. Semoga ikhtiar ini menjadi ibadah untuk mendapatkan keberkahan dan menebar kebahagian untuk sesama,” tutup Supriyadi.

Sementara itu, di tempat yang bersamaan Funding dan Transaction Manager BRI BO Malang Sinta Carolin mengapresiasi acara santunan yang digelar Ikagiwa. Menurut Sinta, acara ini sangat bagus, menunjukan komitmen dan kepedulian dari BRI dan Ikagiwa untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat.

"BRI mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Ikagiwa, Kami berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat dan dapat berlangsung secara berkelanjutan," tuturnya.

Untuk diketahui, kegiatan buka bersama dan santunan berlangsung meriah dan penuh keriangan. Sebelum pemberian santunan dilakukan, 1000 yatim piatu, kalangan dhuafa, dan pekerja sosial kompak puasa bersama.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya