Berita

Peresmian program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) di Bantar Gebang, Kota Bekasi/Ist

Nusantara

30 Mustahik di Jabodetabek Terima Program Rumah Layak Huni

JUMAT, 05 APRIL 2024 | 09:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan bantuan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) kepada 30 mustahik di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodetabek).

Deputi Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat mengatakan, Baznas bekerja sama dengan Yakesma, Baznas Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Tangerang, dan Depok melakukan perbaikan untuk 30 rumah mustahik pada Ramadhan tahun ini.

"Untuk tahun ini perlu kami informasikan bahwa Baznas RI membangun 1.500 rumah layak huni di seluruh Indonesia," kata Imdad dalam keterangannya, Jumat (5/4).


Imdad menjelaskan, program Rumah Layak Huni Baznas merupakan program yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat. Program ini, lanjutnya, bertujuan memberikan bantuan perbaikan rumah bagi mustahik yang memiliki tempat tinggal tidak layak huni.

Imdad berharap, program Rumah Layak Huni Baznas membawa manfaat, sehingga para muzakki diberikan keberkahan hidup dan keberkahan rezeki karena mereka telah berinfak bersedekah dan berzakat melalui Baznas.

"Mudah-mudahan semua yang kami ikhtiarkan ini membawa kemaslahatan bagi masyarakat, sehingga para fakir miskin dan para mustahik yang lain mendapatkan manfaat dari zakat infak sedekah yang merupakan derma dari para muzakki," kata Imdad.

Pada kesempatan yang sama, Direktur HR GA IT, Sopyan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Baznas RI karena telah menginisasi program RLHB.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas karena pada kesempatan ini kami bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk membangun rumah layak huni di Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi," kata Sopyan.





Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya