Berita

Corporate Secretary PAM Jaya, Gatra Vaganza/Net

Nusantara

Ini 84 Kelurahan Terdampak Kebocoran Pipa Air Baku PJT II

KAMIS, 04 APRIL 2024 | 14:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perumda PAM Jaya menginformasikan 84 kelurahan di Jakarta yang berpotensi mengalami gangguan suplai air akibat kebocoran pada pipa transmisi air baku milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perum Jasa Tirta (PJT) II di Jalan D.I. Panjaitan, Jakarta Timur, pada Senin (1/4) pukul 17.00 WIB.

Corporate Secretary PAM Jaya, Gatra Vaganza mengatakan, pipa yang mengalami kebocoran tersebut mensuplai air baku ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Pejompongan.

"Gangguan suplai air ini akan berdampak bagi pelanggan PAM Jaya di 84 kelurahan di Jakarta," kata Gatra dalam keterangannya, Kamis (4/4).


Berikut lokasi terdampak kebocoran pipa Perum Jasa Tirta (PJT) II:

Jakarta Selatan

Kuningan Timur, Karet Semanggi, Setiabudi, Karet, Karet Kuningan, Senayan, Selong, Rawa Barat, Petogogan, Melawai, Kramat Pela, Gunung, Kuningan Barat, Tebet, Tebet Barat, Tebet Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Manggarai, Manggarai Selatan, Menteng Dalam dan sekitarnya

Jakarta Pusat

Tanah Abang, Gelora, Bendungan Hilir, Petamburan, Kebon Melati, Karet Tengsin, Kebon Melati, Kebon Kacang, Kampung Bali, Cideng, Petojo Selatan, Gambir, Petojo Utara, Duri Pulo, Kebon Kelapa, Kebon Sirih, Cikini, Gondangdia, Sawah Besar, Mangga Dua Selatan, Pasar Baru, Kartini, dan Karang Anyar

Jakarta Barat


Maphar, Taman Sari, Krukut, Tangki, Mangga Besar, Pinangsia, Mangga Besar Selatan, Glodok, Kota Bambu Selatan, Slipi, Kota Bambu Utara, Palmerah, Kemanggisan, Tomang, Jati Pulo, Grogol, Jelambar Baru, Jelambar, Tanjung Duren Selatan, Tanjung Duren Utara, Wijaya Kusuma, Pekojan, Duri Selatan, Duri Utara, Krendang, Jembatan Lima, Tambora, Tanah Sereal, Roa Malaka, Jembatan Besi, Angke, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Kelapa Dua, Sukabumi Selatan, dan Sukabumi Selatan

Jakarta Timur


Kebon Pala

Jakarta Utara


Pejagalan, Penjaringan, Pluit, dan Ancol

Direktur Pelayanan PAM Jaya Syahrul Hasan menambahkan bahwa perbaikan pada pipa cukup kompleks karena membutuhkan kondisi kering mengingat di lokasi kebocoran terdapat utilitas listrik milik PLN di atas pipa air baku milik PJTII, sehingga aliran air baku perlu dikurangi atau dihentikan oleh PJT II sementara sewaktu dibutuhkan.

“PAM Jaya berkomitmen untuk berupaya meminimalkan gangguan pelayanan yang dialami pelanggan, terutama pada jam sibuk," kata Syahrul.

Syahrul juga mengimbau agar pelanggan bersedia untuk menampung dan membatasi penggunaan air untuk sementara waktu.

Selain itu, PAM Jaya juga menyiagakan bantuan penyediaan air bersih melalui truk tangki air bagi lokasi-lokasi fasilitas umum, seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial.

"Bantuan sementara tangki air juga tersedia bagi pelanggan PAM Jaya lain yang membutuhkan. Ketua RW di wilayah terdampak dapat menghubungi contact center 24 jam Lapor PAM pada nomor 1500223," demikian Syahrul.



Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya