Berita

Ilustrasi/RMOLJatim

Nusantara

65.530 Pemudik Terpantau Gunakan Kapal Laut di Pelabuhan Tanjung Perak

KAMIS, 04 APRIL 2024 | 08:02 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Sekitar 65.530 pemudik terpantau menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Jumlah itu tercatat sejak H-15 Lebaran hingga H-8 kemarin.

Pernyataan itu disampaikan General Manajer Terminal Kalimas dan Gapura Surya Nusantara, Dhany Rachmad Agustian, di Surabaya, Kamis (4/4).

"Puncak mudik melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya terjadi 3 April kemarin. Ada 12 kapal penumpang dari berbagai daerah yang sandar," tambah Dhany.


Data Pelindo Regional 3 mencatat, dari 12 kapal yang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, 3 April kemarin, jumlah penumpang yang turun sebanyak 12.900 orang.

Pada momen arus mudik yang ditetapkan sejak H-15 atau 24 Maret lalu, rata-rata penumpang kapal laut yang naik maupun turun melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sekitar 3 ribu orang.

Data Pelindo Regional 3 untuk periode mudik 2023, mulai H-15 hingga H+15 Lebaran, total yang naik maupun turun menggunakan angkutan kapal laut di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mencapai 209.046 penumpang.

Dhany memprediksi jumlah penumpang pada arus mudik 2024 akan mengalami peningkatan hingga 20 persen atau lebih.

"Ada kenaikan penumpang pada arus mudik tahun ini, mencapai 20 persen," katanya, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim.

Alasan arus mudik mengalami kenaikan, kata dia, karena moda transportasi laut tarifnya masih terjangkau.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya