Berita

Presiden Joko Widodo/Istimewa

Politik

PDIP TaK Terkejut Kalau Jokowi Ingin Duduki Kursi Ketum

RABU, 03 APRIL 2024 | 17:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Setiap kader banteng tidak mungkin tak tergiur untuk menduduki kursi Ketua Umum PDIP, termasuk Presiden Joko Widodo.

Hal itu ditegaskan politikus senior PDIP, Andreas Hugo Parreira, menyoal pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut Jokowi ingin menggeser Megawati dari posisi ketua umum.

"Saya kira siapa sih, tidak ada yang tidak ingin menjadi Ketum PDIP gitu lho, dan saya kira ya banyak orang pasti menghendaki itu, menjadi Ketum PDIP," kata Andreas kepada wartawan di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (3/4).


Menurutnya, jabatan ketua umum menjadi incaran kader lantaran memiliki peran strategis dalam kebijakan partai.

Atas dasar itu, keinginan Jokowi untuk menjadi Ketum PDIP bukan hal yang mustahil.

"Menjadi Ketum PDIP tentu mempunyai posisi dan kedudukan penting di dalam pengambilan keputusan-keputusan politik di republik ini. Bukan hanya di partai tapi di republik ini," ujarnya.

"Saya kira bukan hal mengejutkan ada orang (ingin jadi Ketum PDIP), termasuk mungkin Pak Jokowi menghendaki itu," ucapnya.

Disinggung mengenai respons Jokowi terhadap keinginannya menjadi ketum partai, Andreas menilai hal itu merupakan sesuatu yang wajar dan manusiawi.

"Saya kira respons beliau, tentu itu hak beliau untuk menyampaikan pendapatnya bahwa dia ingin menjadi ketum partai apa saja ya silakan, hak beliau," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya