Berita

Potret anggota pasukan militer Israel (IDF) yang diduga mendapatkan donasi makanan McDonald's/Net

Nusantara

Waspada Bola Liar Gerakan Boikot Produk Israel

SELASA, 02 APRIL 2024 | 17:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gerakan boikot terhadap produk Israel belakangan menjadi isu sensitif di bulan suci ramadan. Pemerintah, ulama, dan pelaku bisnis perlu melakukan upaya konkret agar isu ini tidak menjadi bola liar dan merugikan masyarakat.

"Masyarakat perlu diedukasi produk-produk yang benar-benar terkait propaganda dan kepentingan zionisme atau yang hanya terkena imbas atau efek politik dagang pihak tertentu yang memanfaatkan isu ini,” kata cendekiawan muslim dari Monash University Australia, Prof Nadirsyah Hosen, Selasa (2/4).

Nadirsyah mencontohkan, risiko bola liar isu boikot ini terlihat dengan banyaknya karyawan terkena PHK menjelang lebaran. Kondisi ini dianggap menjadi ironis.


“Semangatnya protes atas peperangan berlarut di Israel sambil menolong saudara kita di Palestina, tapi yang terkena dampak boikotnya justru saudara kita di Tanah Air,” lanjutnya.

Oleh sebab itu, ia mendorong pemerintah, ulama, dan pelaku bisnis untuk duduk bersama mencarikan upaya konkret mengedukasi publik terkait isu boikot.

“Ini untuk mencegah terjadinya bola liar di masyarakat yang justru merugikan bangsa sendiri,” tandasnya.

Sebelumnya muncul gerakan BDS (Boikot, Divestasi, dan Sanksi) Indonesia yang mengajak masyarakat memboikot produk-produk terafiliasi Israel secara selektif dan efektif.

Namun BDS menyebutkan daftar perusahaan yang akan diboikot terlalu panjang dan tidak efektif. Ada empat kategori boikot yang disusun Gerakan BDS Indonesia, yakni target boikot utama, target boikot lainnya, target tekanan masyarakat (nonboikot), dan target divestasi.

Kategori ini disusun agar aksi boikot ini berhasil sebagaimana yang pernah dilakukan BDS untuk mengakhiri apartheid di Afrika Selatan.

"Supaya kita berhasil, kita harus fokus pada sedikit perusahaan yang dipilih secara teliti supaya dampaknya maksimal," demikian unggahan akun X @GerakanBDS_ID.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya