Berita

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat/RMOL

Politik

PDIP: Jangan Pesimis, Pilpres Ulang Masih Mungkin

SENIN, 01 APRIL 2024 | 14:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP sependapat dengan pandangan pakar hukum tata negara Bivitri Susanti perihal Pemungutan Suara Ulang (PSU) tidaklah rumit jika Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 yang dilayangkan paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Hal itu disampaikan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dalam sebuah diskusi bertajuk "Arah Hukum Putusan Mahkamah Konstitusi terhadap Sengketa Pemilu Presiden 2024" di Posko Cemara No. 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/4).

Meskipun, MK hanya memiliki waktu 14 hari untuk mengadili
sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024.

sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024.

“Betul Mbak Bivitri, jangan kemudian kita pesimis bahwa tidak mungkin ada pilpres lagi, ya. Karena misalnya, kalau pasangan 02 didiskualifikasi, berarti kan pilpres lagi, ya kan, entah yang didiskualifikasi itu Mas Gibrannya atau dua-duanya,” kata Djarot.

Menurut Djarot, MK sangat bisa menggali persoalan yang sangat mendalam tentang adanya dugaan politisasi bansos, pengerahan aparat, intimidasi pada Pemilu 2024.

Terlebih, pelantikan presiden baru masih cukup lama, sekitar pertengahan Oktober 2024. Selain itu, dalam UU Pemilu diatur pula jika pilpres berlangsung dua putaran.

“Dan pilpres ini memang didesain untuk dua kali putaran, dua putaran sejak awal. Jadi jangan kemudian dikerangkeng, nggak mungkin waktunya, nggak mencukupi. Waktunya mencukupi. Karena apa? karena ketika undang-undang itu dibahas memang didesain untuk dua putaran,” pungkas Djarot.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya