Berita

Tujuh pimpinan partai politik di Majalengka/RMOLJabar

Politik

7 Parpol di Majalengka Bersinergi Menuju Pilkada 2024

SENIN, 01 APRIL 2024 | 13:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tujuh pimpinan partai politik di Majalengka, Jawa Barat, mulai membangun komunikasi politik jelang Pilkada serentak 2024. Dalam pertemuan yang dibalut silaturahmi dan buka bersama ini membahas strategi politik, pencalonan kandidat, dukungan partai, dan strategi kampanye untuk Pilkada 2024 yang akan datang.

Ketua DPD Partai Golkar Majalengka, H Asep Eka Mulyana mengatakan, pertemuan ini merupakan momentum penting dalam menjaga stabilitas politik di Majalengka pasca-Pemilu 2024.

Meskipun masih terjadi perbedaan ideologi dan kepentingan di masing masing parpol, tapi untuk saat ini dan ke depan akan tetap menjalin silaturahmi.


"Kami tujuh pimpinan parpol pemilik suara kursi di DPRD Majalengka, bersatu untuk menjaga kondusifitas dan membangun sinergitas dalam pembangunan di Majalengka," ucap Asep Eka, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (1/4)

Asep menambahkan, pada diskusi ini para pimpinan parpol sepakat bahwa mereka memiliki peran yang krusial dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Majalengka.

"Setidaknya perlu diketahui ada lima fungsi parpol hadir di masyarakat. Di antaranya sebagai sarana pendidikan politik bagi seluruh masyarakat Indonesia, agar menjadi WNI yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ungkapnya.

"Kami di sini berkumpul itu untuk menyerap, menghimpun, dan menyalurkan aspirasi politik masyarakat Majalengka, dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan lima tahun ke depan," sambungnya.

Meski demikian, dia mengaku belum mengundang Ketua DPC PDIP Majalengka dengan berbagai pertimbangan. Mungkin di lain kesempatan, pihaknya juga akan mengundang kembali seluruh pimpinan parpol untuk membicarakan dan membahas Majalengka yang lebih baik lagi.

"Belum menjurus ke koalisi Pilkada. Ini baru sebatas pertemuan untuk curah ide dan gagasan," katanya.

Hal senada disampaikan Ketua DPC PKB Majalengka, H Juhana Zulfan. Menurut dia, setiap parpol itu penting menjalin komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan dalam mencapai pembangunan yang proporsional.

Inilah yang menjadi catatan penting bagi calon Bupati Majalengka di masa depan, untuk dapat bekerja bersama-sama dengan semua partai politik, demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

"Perlu digarisbawahi, bahwa keberagaman politik itu harus dijadikan kekuatan untuk mencapai kemenangan yang berkualitas. Maka dari itu, dalam membangun Majalengka itu dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara parpol dan pemerintah. Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara nyata," terangnya.

Juhana yakin semua pimpinan parpol bisa sepakat untuk memperkuat kerjasama antarpartai. Ia pun menekankan pentingnya solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi Pilkada Majalengka. Sekaligus menggambarkan tekadnya untuk membangun Majalengka yang lebih baik, melalui sinergi antarpartai dalam upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif.

Terakhir, ia pun berharap kepada siapapun nanti yang akan memimpin Majalengka, harus memiliki komitmen untuk bekerja sama dengan semua pihak, termasuk partai politik.

Adapun 7 ketua parpol yang hadir itu adalah Ketua DPD Partai Golkar H Asep Eka Mulyana, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) H Rona Firmansyah, Ketua Partai Gerindra H Jeffry Romdonny, Ketua DPC PPP Muhamad Fajar Shidik, Ketua DPC PKB H Juhana Zulfan, Ketua DPD PKS Roni Setiawan, dan Ketua DPC Partai Demokrat Fauzan Zemsar Fuad.

Pada kesempatan ini Ketua DPC PDIP Majalengka H Karna Sobahi tidak hadir. Sehingga menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat, apakah ini pertemuan ini dalam rangka membangun koalisi superjumbo jelang Pilkada Serentak 2024.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya