Berita

Tangkapan Layar saat Nyak Dien menyampaikan permohonan maaf terkait pengibaran bendera bulan bintang di Polsek Samalanga/RMOLAceh

Nusantara

Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Polsek Samalanga Aceh Berujung Permintaan Maaf

SENIN, 01 APRIL 2024 | 12:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Permintaan maaf disampaikan pelaku pengibaran bendera bulan bintang di Mapolsek Samalanga, Bireuen, Aceh. Melalui sebuah video berdurasi 53 detik, pelaku bernama Nasruddin alias Nyak Dien itu mengaku menyesal telah membuat kegaduhan di tengah masyarakat.

Dalam video yang juga diperoleh Kantor Berita RMOLAceh, Senin (1/4), Nyak Dien terlihat mengenakan pakaian berwarna kuning dan peci putih. Ia menyampaikan rasa penyesalannya atas pengibaran bendera tersebut.

"Saya Nasruddin alias Nyak Dien meminta maaf kepada masyarakat Bireuen dan Polres Bireuen khususnya Polsek Samalanga. Perihal pengibaran bendera bintang bulan yang membuat gaduh," tuturnya.


Nyak Dien menjelaskan, aksinya tersebut didasari oleh kekesalan terkait kesalahpahaman dalam penanganan kasus yang dilaporkannya ke Polsek Samalanga. Ia pun berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan akan turut menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Polres Bireuen.

"Ke depan saya berjanji tidak mengulangi lagi dan turut akan menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Polres Bireuen," ucapnya.

"Saya membuat pernyataan ini atas kesadaran sendiri tanpa ada paksaan dari pihak manapun," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Bireuen telah melakukan pemeriksaan secara internal terhadap Kapolsek Samalanga, AKP Soeharto, dan personel piket terkait peristiwa pengibaran bendera bulan bintang di Mapolsek setempat.

Pemasangan tersebut dilakukan oleh pelaku NS alias ND cs diduga dilatarbelakangi adanya ketidakpuasan dari pelaku terhadap hasil penanganan kasus penganiayaan yang dilaporkan ke Polsek Samalanga pada 4 Oktober 2023.

"Pemeriksaan internal juga tetap kita lakukan. Bila memang ada indikasi ketidakprofesionalan anggota dalam penanganan kasus yang mendasari kejadian ini, ya tetap akan kita proses," kata Kapolres Bireuen, AKBP Jatmiko, Sabtu (30/3).

Jatmiko mengatakan berdasarkan keterangan Kapolsek, aksi itu diduga karena pelaku NS alias ND cs ini tidak puas dengan penanganan kasus penganiayaan yang pernah dilaporkan ke Polsek Samalanga pada Oktober 2023 lalu. Padahal, kata Jatmiko, penanganan kasus tersebut telah dilakukan dengan profesional sesuai aturan yang berlaku.

Terkait kejadian tersebut, kata mantan Kapolres Simeulue ini menyebutkan, dirinya yang didampingi Pj Bupati dan tokoh masyarakat telah melakukan langkah-langkah persuasif agar kamtibmas di Kota Santri itu tetap terjaga. Jatmiko juga mengimbau masyarakat, khususnya yang ada di Kabupaten Bireuen agar bersama-sama menjaga kamtibmas.

"Terlebih pada bulan suci Ramadan, sehingga terciptanya keamanan dan kenyamanan dalam beribadah," ucapnya

Sementara itu, Kantor Berita RMOLAceh juga berusaha menanyakan kepada Kasubsi PIDM Humas Polres Bireuen, Bripka Safwan Rizal, terkait pernyataan pelaku NS yang menyebutkan bahwa Kapolsek Samalanga, AKP Soeharto, mengancam akan melakukan penembakan dan terkait langkah yang dilakukan polisi terhadap tindakan NS. Terkait pertanyaan tersebut Safwan belum memberikan jawaban.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya