Berita

Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Pengamat Nilai Prabowo Jujur, Sangat Butuh Partai Golkar

MINGGU, 31 MARET 2024 | 18:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Calon Presiden Prabowo Subianto tidak hanya berterima kasih pada Partai Golkar yang dinilainya sangat berjasa pada kemenangannya, tapi juga menyanjung dan memberi pujian, dengan sebagai partai berilmu tinggi.

Prabowo bahkan tak sungkan menyatakan bahwa dirinya telah meminta para kader Gerindra agar belajar pada Golkar.

Pengamat politik Dedi Kurnia Syah menilai pujian tinggi yang diberikan Prabowo kepada Golkar cukup beralasan, karena partai yang dipimpin Airlangga Hartarto itu menjadi partai politik pemenang di dalam koalisi pengusung dan pendukung Prabowo-Gibran pada Pileg 2024.


"Jadi, sanjungan itu sebagai ekspresi pengakuan bahwa Golkar sebagai pemenang Pemilu di koalisi Prabowo-Gibran," kata Dedi, Minggu (31/3).

Selain itu juga pengakuan bahwa partai berlambang pohon beringin itu paling berkontribusi pada pemenangan Prabowo-Gibran.

"Banyak daerah yang ditaklukkan Golkar pada Pileg juga berhasil dimenangkan pasangan Prabowo-Gibran untuk Pilpres. Tentu saja itu (pengakuan) sebagai partai dengan kontribusi terbesar," jelas Dedi.

Golkar, sambungnya, juga menjadi partai dalam koalisi yang paling besar memberikan sokongan terhadap pasangan Prabowo-Gibran. Kader dan Caleg Golkar bekerja sangat baik dalam menyakinkan rakyat agar mau menjatuhkan pilihan politik mereka kepada Prabowo-Gibran.

"Prestasi itu membuat Prabowo berterus terang mengatakan bahwa dirinya membutuhkan Golkar pada pemerintahannya. Karena kerja kampanye (Golkar) yang berhasil," tuturnya.

Dedi juga menilai, sanjungan Prabowo menjadi penanda bahwa Gerindra akan mendukung kader Golkar pada pemilihan ketua DPR periode 2024-2029.

Bahkan, sanjungan Prabowo itu bisa menjadi jawaban terhadap pernyataan Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto, yang menginginkan agar partainya mendapat minimal 5 kursi menteri di kabinet Prabowo-Gibran.

"Itu juga menandai porsi Golkar akan lebih besar di pemerintahan Prabowo, jika memang ditakdirkan," tandas Dedi.

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada Golkar yang bekerja keras memenangkan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Dia mengaku melihat langsung peran dan kontribusi para tokoh Golkar di daerah.

"Saya selalu katakan kepada rekan-rekan saya di Gerindra, bagaimana pun kami harus belajar dari Partai Golkar. Ilmunya banyak. Makanya, lebih baik Golkar bersama kami, dari pada nggak ada Golkar bersama kita," tegas Prabowo, saat menghadiri acara di Kantor DPP Partai Golkar.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya