Berita

Pertemuan yang dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Sudan, Sunarko dengan Menteri Kesehatan Sudan Haitham di Port Sudan hari Jumat, 29 Maret 2024/Ist

Dunia

Indonesia Berencana Kirim Bantuan Medis Rp15 Miliar ke Sudan

MINGGU, 31 MARET 2024 | 16:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebagai bentuk kepedulian terhadap konflik militer yang dihadapi warga Sudan, pemerintah Indonesia berencana mengirim bantuan medis darurat senilai 1 juta dolar AS atau Rp15 miliar.

Mengutip laman Kementerian Luar Negeri RI pada Minggu (31/3), rencana pengiriman bantuan dibahas selama pertemuan koordinasi antara Duta Besar RI untuk Sudan, Sunarko dengan Menteri Kesehatan Sudan Haitham di Port Sudan hari Jumat (29/3).

Dubes Sunarko mengatakan bahwa pertemuan itu merupakan tindak lanjut hasil keputusan hasil Rapat Tingkat Menteri mengenai pengiriman bantuan darurat medis kepada Republik Sudan.


"Pemerintah Indonesia berharap agar bantuan ini dapat meringankan beban yang dirasakan oleh masyarakat Sudan akibat konflik bersenjata," ujar Dubes.

Dalam kesempatan pertemuan Menkes Sudan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas bantuan berkelanjutan yang diberikan.

"Meskipun terpisah jarak yang jauh, tapi Indonesia dan Sudan memiliki hubungan yang begitu dekat," kata Haitham.

Disebutkan bahwa bantuan nantinya akan dikirim dari Jakarta menuju Port Sudan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Delegasi misi bantuan kemanusiaan akan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto yang rencananya akan tiba di Sudan tanggal 4 April 2024.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya