Berita

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus menggunakan dana APBD sekitar Rp7 miliar untuk perbaikan rutin jalan rusak/RMOLJateng

Nusantara

Perbaikan 65 Ruas Jalan Rusak Akibat Banjir di Kudus Kuras APBD Rp7 Miliar

JUMAT, 29 MARET 2024 | 19:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 65 dari 307 ruas jalan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengalami kerusakan cukup parah akibat terendam banjir yang terjadi pada pertengahan Maret 2024. Dari total 65 ruas jalan rusak, 21 persen di antaranya merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus yang harus segera ditangani.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Arief Budi Siswanto mengatakan, data kerusakan jalan tersebut merupakan hasil pantauan yang dilakukan tim PUPR setempat pascabanjir di Kudus.

“Dari total 65 ruas jalan yang rusak, 21 persen di antaranya merupakan kewenangan Pemkab Kudus yang harus segera ditangani. Sementara sisanya merupakan kewenangan dari provinsi dan nasional,” ujar Arief, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (29/3).


Untuk semua perbaikan jalan rusak akibat banjir ini, Dinas PUPR Kudus menggunakan anggaran rutin tahun 2024 yang dimiliki. Total anggaran rutin yang dimiliki PUPR Kudus adalah sekitar Rp7 miliar.

Menurut Arief, salah satu ruas jalan yang paling terdampak banjir dan menjadi kewenangan Pemkab Kudus adalah ruas  Tanjungkarang-Kencing Utara Hotel Griptha atau Jalan Boulevard.

Selain itu, kata Arief, kerusakan juga terjadi di Jalan R Agil Kusumadya-Mijen dekat Supermarket Trisnata atau PT Pura ke arah barat. Mengingat cuaca yang masih belum stabil, Dinas PUPR memprioritaskan perbaikan di seputar area Kecamatan Kota Kudus.

“Untuk perbaikan kita prioritaskan di seputar area kota dulu. Adapun jumlah ruas yang sudah kita tangani masih kami data, karena sampai hari ini masih dalam proses penambalan jalan oleh teman-teman,”  terang Arief.

Selain mempertimbangkan cuaca, Dinas PUPR Kudus menargetkan proses perbaikan jalan yang menjadi kewenangannya segera diselesaikan secepatnya.

“Kalau cuaca mendukung, H-10 Lebaran kita upayakan selesai semua,” lanjut Arief.

Target tersebut dikatakannya lebih cepat dari target yang ditentukan Kementerian PUPR, yakni H-7 Lebaran perbaikan jalan sudah selesai. Percepatan perbaikan jalan merupakan upaya PUPR mendukung arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya