Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Startup Indonesia Perlu Berbenah agar Bisa Berkontribusi Lebih terhadap PDB

KAMIS, 28 MARET 2024 | 09:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Koperasi dan UKM tengah fokus mengembangkan perusahaan rintisan (startup) pada empat sektor, yaitu agribisnis, akuakultur, bisnis ramah lingkungan, dan teknologi.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKop UKM) Teten Masduki mengatakan pengembangan 'startup' tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan dampak positif sosial dan ekonomi nasional.

Dalam keterangannya di Jakarta yang dikutip Kamis (28/3), Teten menjelaskan saat ini ada 2.605 startup di tanah air.


Dengan jumlah itu, Indonesia menjadi negara keenam dengan startup terbanyak di dunia. Dari sisi valuasi, terdapat 15 startup Indonesia yang tumbuh menjadi unicorn dan decacorn.

Namun, menurut Teten, ekonomi startup Indonesia selama ini dianggap tidak terarah dan lebih berfokus pada jasa perdagangan dan pembiayaan yang menyebabkan kontribusi startup terhadap produk domestik bruto (PDB) masih rendah jika dibandingkan negara lain seperti China.

Teten mencontohkan, di China 41 persen ekonomi digital mereka memberi kontribusi terhadap PDB karena penggunaan IoT di sisi produksi dan industri. Sementara di Indonesia, fokusnya masih pada e-commerce.

Meskipun ada beberapa startup Indonesia yang sudah tumbuh menjadi unicorn, seperti eFishery untuk produk perikanan, Chickin untuk peternakan ayam, Jala untuk udang, Elevarm untuk hortikultura, Teten mengatakan bahwa ini belum cukup.

Menurutnya, ekonomi digital Indonesia perlu mengubah arah dan fokus pada industri serta pemanfaatan teknologi seperti internet of things (IoT), kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan smart factory.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya