Berita

Sandiaga Uno/RMOL

Politik

Sidang PHPU Bergulir, Sandiaga: Hormati Proses Hukum

RABU, 27 MARET 2024 | 11:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mahkamah Konstitusi (MK) mulai menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2024, Rabu (27/3). Semua pihak seyogyanya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Seperti diketahui, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menggugat hasil Pilpres 2024 lewat gugatan No 02-03/AP3-PRES/Pan.MK/03/2024, didaftarkan ke MK pada Sabtu (23/3).

Sementara itu pasangan gugatan Anies-Muhaimin teregister dengan No 01-01/AP3-PRES/Pan.MK/03/2024.


Menyikapi itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Uno, yang partainya tergabung dalam koalisi Ganjar-Mahfud, meminta publik menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Ya kita hormati proses hukumnya," pinta Sandi kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (27/3).

Dengan menghormati proses hukum yang ada, tambah Sandi, keberlanjutan demokrasi di Indonesia terus terjaga.

Dia juga berharap ada nilai dan pesan positif dari gugatan yang dilayangkan ke MK.

"Perbaikan demokrasi ini harus terus diikhtiarkan. Pemerintahan ke depan harus diberi penguatan dari aspek keberlanjutan demokrasi yang kita jaga, dan kami berharap semua proses berlangsung terbuka, transparan, akuntabel, sehingga demokrasi kita jadi lebih baik," kata Sandi.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya