Berita

Calon Presiden Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Jokowi Tak Perlu Ikut Campur Kabinet Prabowo-Gibran

RABU, 27 MARET 2024 | 09:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo diminta tidak ikut campur menyusun kabinet yang bakal dipimpin Prabowo-Gibran lima tahun ke depan.

Permintaan itu disampaikan analis politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, ihwal kemungkinan campur tangan Jokowi di pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurut Ujang, sebagai presiden terpilih, Prabowo juga harus mampu mengontrol diri dan kabinetnya agar perlu diintervensi pihak luar.


"Presiden terpilihnya Prabowo, dia ingin merangkul yang lain. Jokowi jadi penasihat saja, biar punya legasi yang baik," tutur Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Rabu (27/3).

Prabowo, sambung dia, perlu merangkul semua pihak untuk menguatkan suaranya, baik di pemerintahan maupun parlemen.

"Kekuatan parlemen Prabowo minim, kurang dari 50 persen, tidak kuat. Jadi perlu membangun kekuatan mayoritas di parlemen, untuk meloloskan kebijakannya menuntaskan janji kampanye," katanya.

Jika kurang dari 50 persen, kata Ujang lagi, tidak bisa tidak, Prabowo harus merangkul kekuatan lain.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya