Berita

Sejumlah pemain Timnas Indonesia mengalami masalah kebugaran jelang menghadapi Vietnam di Hanoi/PSSI

Sepak Bola

Timnas Indonesia Wajib Kerja Lebih Keras di Kandang Vietnam

SELASA, 26 MARET 2024 | 12:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia grup F pada Selasa malam (26/3) tidak akan mudah bagi Indonesia maupun Vietnam yang bertindak sebagai tuan rumah.

Di satu sisi, Indonesia datang dengan catatan kemenangan 1-0 di laga kandang Kamis pekan lalu (21/3). Di sisi lain, Indonesia belum pernah meraih kemenangan saat tampil di Hanoi dalam 20 tahun terakhir.

"Karena itu, untuk meraih kemenangan, diperlukan kerja keras di atas lapangan. Untuk laga besok, kedua tim akan sama-sama mengalami banyak kesulitan. Saya dan teman-teman akan berusaha keras dan kita lihat apa yang akan terjadi di pertandingan nanti," kata Winger timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, dikutip laman resmi PSSI, Selasa (26/3).


Timnas Indonesia sendiri berangkat ke Vietnam dalam kondisi skua yang tidak ideal seiring absennya sejumlah pemain. Seperti Sandy Walsh terkena akumulasi kartu kuning, Marc Klok menjalani pemulihan cedera tendon achilles di Singapura. Selain itu Nadeo Argawinata, Dimas Drajad, Pratama Arhan, Ivar Jenner yang mengalami sakit.

Kondisi ini membuat pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memutuskan untuk menerbangkan 4 pemain baru ke Vietnam. Mereka adalah Ernando Ari Sutaryadi, Muhammad Ferarri, Rachmat Irianto, dan Syahrul Trisna Fadhillah.

Khusus untuk Syahrul, kiper asal klub Persikabo tersebut bergabung ke Hanoi pada Selasa ini (26/3). Sementara Rafael Struick yang sempat mengalami sakit, dirinya dinyatakan sudah membaik dan menyusul bergabung bersama skuad Garuda pada Senin (25/3).

"Seluruh tim sangat bersemangat untuk pertandingan nanti. Kami akan memberikan yang terbaik Jadi para pemain sudah tidak sabar lagi, kami hanya bersiap untuk menang melawan Vietnam," tandas Egy.

Saat ini, timnas Indonesia berada di posisi kedua klasemen sementara Grup F dengan raihan 4 poin dari 3 laga. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya