Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kasus Demam Berdarah di Bandar Lampung Naik Setiap Bulan

SENIN, 25 MARET 2024 | 15:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) sepanjang tahun 2024 di Kota Bandar Lampung sudah mencapai 62 kasus.

Jumlah tersebut berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung dari awal Januari hingga 25 Maret 2024.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Bandar Lampung, Desti Mega Putri menjelaskan telah melakukan berbagai upaya antisipasi dan pengendalian DBD, khususnya pada musim penghujan saat ini.


"Kami terus meningkatkan sosialisasi dan promosi kesehatan, menyelenggarakan penyuluhan, serta melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M-Plus,” kata Desti diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Senin (25/3).

Pihaknya juga aktif melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan fogging di daerah-daerah endemis DBD. Hal itu dilakukan untuk mengendalikan vektor nyamuk penyebab DBD.

"Masyarakat pun didorong untuk berperan serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," jelasnya.

Desti menyebutkan, Dinkes terus berkomitmen meningkatkan upaya pengendalian dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi ancaman DBD.

"Semua pihak diharapkan bersatu dalam menjaga kesehatan dan meminimalkan risiko penyebaran penyakit ini," ujarnya.

Sebanyak 62 kasus DBD tercatat dengan angka insidensi (IR) sebesar 5,4 per 100.000 penduduk. Angka kematian atau case fatality rate (CFR) pada 0 persen.

Total angka DBD ini meningkat setiap bulannya, di mana pada Januari 2024 tercatat ada 13 kasus. Bulan Februari kembali meningkat menjadi 24 kasus. Sementara bulan Maret yang baru memasuki hari ke-25 sudah ada 25 kasus DBD.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya