Berita

Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/3)/RMOL

Politik

Demokrat Ogah Tanggapi Wacana Gabungnya Nasdem ke Prabowo-Gibran

SENIN, 25 MARET 2024 | 14:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat tak ambil pusing perihal adanya rencana Partai Nasdem merapat ke koalisi pemerintahan baru Prabowo Subianto-Gibran Rakabumung Raka.

Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengungkapkan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto selaku calon presiden.

“Gak ada masalah, karena itu saya kira menjadi kewenangannya Pak Prabowo ya. Kewenangannya presiden dan wapres,” kata Herman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/3).


Lagipula, kata Herman, pemerintahan Prabowo-Gibran tetap membutuhkan dukungan parpol khususnya untuk mengawal di parlemen.

“Saya kira sekali lagi bahwa untuk penguatan di parlemen ini penting. Oleh karenanya, membangun tambahan-tambahan ataupun penebalan-penebalan baru untuk memperkuat posisi di parlemen, ini penting bagi berjalannya pemerintahan ke depan,” kata Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Demokrat ini.

Calon Presiden Prabowo Subianto memberi sinyal mengajak Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh untuk masuk ke dalam kabinet pemerintahan nanti.

"Saya selalu menawarkan, saya selalu mengajak (untuk gabung)," kata Prabowo sembari tersenyum usai menemui Surya Paloh di Nasdem Tower, Jalan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/3).

Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan bahwa kompetisi dalam pemilihan umum adalah sesuatu yang baik. Namun setelah pertandingan berakhir, maka sebaiknya semua pihak kembali bergandengan tangan demi persatuan bangsa.

"Sesudah pertandingan, sesudah persaingan, saatnya kita kerjasama, saatnya kita bahu membahu untuk membangun bangsa kita," ujarnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya