Berita

Calon Presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Tak Akan Bisa Diintervensi Siapapun

SENIN, 25 MARET 2024 | 07:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Memiliki track record kaliber, Prabowo Subianto diyakini akan berdaulat penuh atas kebijakan-kebijakannya saat memimpin pemerintahan. Dia diyakini tak akan bisa diintervensi siapapun, termasuk Joko Widodo.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, berpendapat, Capres pemenang Pilpres 2024 itu bukan tokoh seumur jagung. Dia memiliki kaliber, integritas, dan paham bagaimana cara berpolitik dalam konteks kebangsaan.

"Dia akan berdaulat penuh atas diri dan jabatannya. Tidak ada satu unsurpun yang mampu mendiktenya," katanya, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/3).


Meski begitu, Ketua Umum Partai Gerindra itu juga sosok yang sangat menghormati tokoh-tokoh lain. Sehingga dia pasti tak segan meminta saran dari para tokoh-tokoh itu.

"Tentunya Jokowi salah satu pihak yang kemungkinan dimintai saran oleh Prabowo dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraannya," tambahnya.

Karena, kata dosen Universitas Dian Nusantara itu, tidak dapat dipungkiri, 10 tahun Jokowi memimpin Indonesia, banyak hal-hal out of the box yang dilakukan ayah Gibran itu.

"Untuk menjalankan tongkat estafet tentu perlu saran dan masukan. Maka saya garisbawahi, saran itu bukan masukan, bukan intervensi. Jadi Prabowo akan berdaulat penuh pada apa yang dia yakini, pada apa yang dia putuskan," pungkas Tamil.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya