Berita

Menko PMK, Muhadjir Effendy, bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, inspeksi mendadak di Pelabuhan Merak, Provinsi Banten/Ist

Politik

Hindari Antrean, Muhadjir Minta Pemudik via Merak Beli Tiket Online

MINGGU, 24 MARET 2024 | 10:58 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi inspeksi mendadak di Pelabuhan Merak, Provinsi Banten.

"Saya dan Pak Menhub inspeksi mendadak ke Pelabuhan Merak. Ini detailing atau pendalaman beberapa bagian dari rencana besar menangani mudik 2024,” tegas Muhadjir, dari keterangan tertulis yang diterima, Minggu (24/3).

Menurutnya, penyeberangan Merak-Bakauheni titik krusial pelaksanaan mudik Lebaran, sehingga diperlukan penambahan fasilitas kapal maupun sarana penunjang lainnya, guna menjaga V/C Ratio kendaraan agar tetap rendah, sehingga tidak terjadi penumpukan seperti tahun-tahun lalu.


"Ini perlu kita pastikan, tadi Pak Menhub telah sampaikan akan ada kenaikan pemudik 50 persen dibandingkan tahun lalu, berarti yang akan menyeberang juga tambah," kata mantan menteri pendidikan itu.

Untuk menghindari tumpukan kendaraan di titik pelabuhan, Muhadjir mengimbau pemudik kapal penyeberangan membeli tiket secara online, untuk menghindari antrean panjang.

"Jadi tidak ada pelayanan pesan tiket manual. Nantinya kita punya kepastian berapa yang akan menyebrang hari ini, sehingga kita bisa mengatur lebih presisi," tuturnya.

Smentara itu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta pengelolaan penyeberangan dapat mendahulukan kapal-kapal besar dengan kecepatan lebih tinggi, sehingga dapat mengangkut penumpang lebih banyak dan cepat.

Ikut mendampingi Muhadjir, antara lain Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Walikota Cilegon Helldy Agustian, Kakorlantas Polri Aan Suhanan, dan Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP Indonesia, Ferry Yusuf Hadi, beserta jajarannya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya