Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Zelensky: Putin Berusaha Kambing Hitamkan Ukraina atas Serangan Moskow

MINGGU, 24 MARET 2024 | 09:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin tentang  serangan di konser Moskow seakan-akan menyudutkan Ukraina sebagai pelaku.

Perasaan itu disampaikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam sebuah pernyataan pada Minggu (24/3).

Menurut Zelenky, Putin berusaha menyalahkan Ukraina atas serangan yang menewaskan 133 orang di Moskow.


“Apa yang terjadi kemarin di Moskow sudah jelas: Putin dan para bajingan lainnya hanya berusaha menyalahkan pihak lain,” ujar Zelensky, seperti dimuat Arab News.

“Mereka selalu mempunyai metode yang sama,” tambahnya.

Pernyataan Zelensky muncul untuk merespon pernyataan Putin yang mengatakan bahwa para tersangka telah melarikan diri menuju Ukraina.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Sabtu (23/3), Putin menyebut empat pria bersenjata berjalan menuju Ukraina, di mana sebuah jalur telah disiapkan untuk melintasi perbatasan negara.

Kelompok Negara Islam (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan di konser Moskow.

Ini adalah serangan paling mematikan di Rusia selama hampir dua dekade dan yang paling mematikan di Eropa yang pernah diklaim oleh ISIS.

Kendati demikian, Putin tidak menyebut nama ISIS sedikitpun dalam pidatonya.

Direktorat Utama Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina, Andriy Yusov menegaskan bahwa Ukraina sama sekali tidak terlibat.

"Ini tentu saja merupakan kebohongan lain dari dinas khusus Rusia, yang tidak ada hubungannya dengan kenyataan dan tidak tahan terhadap kritik apa pun,” tegansya.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya