Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

Politik

Kata AHY, Demokrat Tidak Pernah Tolak Pembangunan IKN

SABTU, 23 MARET 2024 | 20:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tiba-tiba curhat, saat berpidato dalam acara Silaturahmi dan Buka Bersama, di Hotel Four Season, Jalan Gatot Subroto, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (23/3).

Dia menjelaskan, momen dirinya ditanya soal perubahan sikap terhadap pembangunan IKN terjadi saat dirinya berkunjungan ke Titik Nol, Penajam Paser, Kalimantan Timur, sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

"Saya ketika datang ke IKN dalam kapasitas sebagai Menteri ATR tentunya, ditanya wartawan, media, 'lho bukannya dulu AHY, Demokrat mengkritisi IKN? Kenapa sekarang mengatakan harus menyukseskan IKN?'," ujar dia.


AHY menjelaskan, dirinya tidak pernah menolak pembangunan IKN. Namun, lebih kepada mengkritisi soal dampak apa yang kira-kira muncul karena ibu kota dipindahkan ke Kalimantan Timur.

"Saya mengatakan, tolong dicek dengan baik. Kami menyampaikan kritik dengan tujuan yang baik. Ketika itu dalam masa pasca pandemi, kita fokus pada recovery, penyelamatan jiwa masyarakat sekaligus ekonomi rakyat," ucapnya.

"Tapi ketika situasinya sudah mulai membaik, ekonomi bisa tumbuh dengan lebih baik lagi, ya jangan sampai tidak bisa sukses proyek besar ini," sambung AHY.

Maka dari itu, putra sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengklaim, Demokrat tidak berubah sikap tapi menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

"Itu adalah bentuk bagaimana ketika oposisi juga menjalankan tugasnya dengan baik. Tetapi ketika diberikan peran di dalam pemerintahan, kita harus buktikan kita bisa bekerja dengan baik. Itulah jiwa ksatria Demokrat," demikian AHY menambahkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya