Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto bersama istri, Yanti K. Isfandiari/Ist

Politik

Bukan Jokowi, Airlangga Paling Pantas Pimpin Koalisi Besar

JUMAT, 22 MARET 2024 | 23:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wacana pembentukan koalisi besar yang saat ini berkembang diyakini bisa berdampak positif bagi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Pandangan pengamat politik Dedi Kurnia Syah, koalisi besar bisa dibentuk dengan syarat dilakukan secara proporsional.

Dalam hal ini, partai pengusung Prabowo-Gibran harus mendapat porsi yang sesuai dengan kinerja politik mereka, utamanya saat pemenangan.


"Secara khusus Golkar (harus mendapat porsi lebih), mengingat Golkar adalah partai terbesar sekaligus representasi Gibran," kata Dedi kepada wartawan, Jumat (22/3).

Golkar, kata dia, wajib dilibatkan dalam putusan penting koalisi besar bahkan bisa menjadi pemegang komando karena jumlah perolehan kursi paling banyak.

"Di luar itu, partai penantang utamanya PKB dan Nasdem sejauh ini tidak memiliki persoalan dan pertentangan dengan kelompok Prabowo-Gibran. Untuk itu, wacana koalisi besar cukup mudah dijalankan," papar Dedi.

Dengan status Golkar sebagai pemegang suara terbanyak di koalisi, maka wajar jika Airlangga pantas menjadi ketua koalisi besar. Hal ini bisa menjadi jawaban di tengah dorongan agar Jokowi menjadi ketua koalisi besar.

Apalagi selain sukses memimpin Golkar, Airlangga juga moncer menduduki kursi Menko Perekonomian di masa pemerintahan Jokowi-Maruf.

''Kinerja Airlangga dinilai cukup baik dalam mengawal sektor perekonomian dalam negeri. Jadi peluangnya cukup besar memimpin koalisi besar," tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya