Berita

Ilustrasi/Net

Global

NASA: Permukaan Air Laut Global Naik Empat Kali Lipat dalam Setahun

JUMAT, 22 MARET 2024 | 11:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penelitian yang dilakukan Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengungkap lonjakan kenaikan rata-rata permukaan Laut global dalam setahun.

Direktur tim perubahan permukaan laut NASA dan program fisika kelautan di Washington, Vinogradova Shiffer pada Kamis (22/3) mengatakan bahwa kenaikan yang tercatat dari tahun 2022 hingga 2023, mencapai 0,76 sentimeter.

"Lonjakan ini hampir empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya," ungkapnya seperti dimuat La Monde.


Sebenarnya, lanjut Shiffer, permukaan air laut telah meningkat sekitar 10 sentimeter sejak tahun 1993. Kendati demikian lajunya makin cepat lebih dari dua kali lipat  dari 0,18 sentimeter per tahun pada tahun 1993, menjadi 0,43 sentimeter per tahun saat ini.

“Dengan tingkat percepatan saat ini, total kenaikan dari 1993 hingga 2050 mendatang bisa mencapai 20 sentimeter," jelasnya.

Peneliti permukaan laut di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA, Josh Willis mengungkap penyebab lonjakan permukaan air laut berkaitan dengan fenomena El Nino.

“Pada tahun-tahun El Niño, banyak hujan yang biasanya turun di daratan berakhir di lautan, sehingga menaikkan permukaan laut untuk sementara,” paparnya.

Inovasi teknologi telah menghasilkan pengukuran yang lebih akurat selama bertahun-tahun.

Misalnya, altimeter radar memantulkan gelombang mikro dari permukaan laut, lalu mencatat waktu yang dibutuhkan sinyal untuk melakukan perjalanan kembali ke satelit, serta kekuatan sinyal baliknya.

NASA juga memeriksa ulang data dengan sumber lain seperti alat pengukur pasang surut dan pengukuran satelit terhadap uap air di atmosfer dan medan gravitasi bumi.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya