Berita

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (21/3)/RMOL

Pertahanan

Panglima TNI Bantah Ada Personel yang Jadi Tentara Ukraina: Hoax Itu!

KAMIS, 21 MARET 2024 | 19:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tentara Negara Indonesia (TNI) diisukan menjadi tentara bayaran untuk ikut bertempur dalam perang antara Ukraina dan Rusia.

Menyikapi hal tersebut, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto membantah ada tentara yang menjadi tentara bayaran untuk Ukraina.

"Saya sudah cek ke atase pertahanan di sana, tidak ada data tersebut," tegas Panglima TNI usai rapat bersama Komisi I DPR RI, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (21/3).


Jenderal Agus menegaskan Indonesia tidak memiliki tentara bayaran yang ada hanyalah tentara wajib militer yang dikirim ke sejumlah negara-negara konflik.

"Kitakan di Indonesia tidak menganut tentara bayaran, karena kita tentara sukarela atau militer wajib yang direkrut melalui perekrutan yang ada di wilayah-wilayah, tamtama, bintara, perwira, ada akmil, dan seperti yang saya sampaikan tadi militer wajib," ujarnya.

Pihaknya kembali menegaskan bahwa telah mengecek dan tidak ada tentara Indonesia yang menjadi tentara bayaran.

"Kita kan nggak menganut tentara bayaran, tidak ada. Itu hanya, kita sudah cek ke Kedutaan Rusia, juga tidak ada, hoax itu," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya