Berita

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Soal Suara 16 Persen, Ganjar: Justru Itu Kami Bertanya-tanya

KAMIS, 21 MARET 2024 | 15:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo merespons perolehan suara 16 persen Ganjar Pranowo-Mahfud MD, hingga mengalami kekalahan di berbagai Provinsi yang menjadi basis suara parpol pengusung.

Ganjar pun mengaku heran dengan perolehan suara 16 persen yang pernah ditampilkan dalam Sistem Informasi Rekapitulasi Pemilu (Sirekap) KPU RI, sebelum akhirnya dihentikan.

"Justru itulah yang kami kemudian bertanya. Dari angka-angka yang berproses dari Sirekap yang ada, sampai pada akhirnya Sirekap itu dihentikan, itu menjadi pertanyaan kami," kata Ganjar saat jumpa pers di Posko Kemenangan GAMA, Jalan Teuku Umar Nomor 9, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (21/3).  


Kendati demikian, Ganjar tak ingin berspekulasi mengenai adanya upaya penggembosan suara di sejumlah Provinsi seperti NTB, NTT, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

Namun yang pasti, Ganjar menegaskan bahwa pihaknya bakal memasukkan hal itu ke dalam materi gugatan hasil Pemilu 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Jadi kami tidak bisa kembali ke cerita gembos menggembos, tapi cerita yang ada dari hasil yang ada inilah yang akan dijadikan bukti nanti dari kawan-kawan tim hukum," kata mantan Gubernur Jawa Tengah ini.

KPU menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming sebagai pemenang Pilpres 2024.

Penetapan ini dilakukan melalui rapat pleno terbuka di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu malam (20/3).

Dari hasil rekapitulasi, Prabowo-Gibran memperoleh suara 96.214.691.

Sementara itu, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendulang 40.971.906 suara nasional, sedangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD memperoleh 27.040.878 suara nasional.

Adapun total suara sah sebanyak 164.227.475 juta sebagaimana yang tercantum model Hasil D.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya