Berita

UNRWA/Net

Dunia

PBB Rilis Hasil Penyelidikan UNRWA, Tidak Ada Kejanggalan

KAMIS, 21 MARET 2024 | 11:34 WIB

Hasil investigasi awal yang dilakukan PBB terhadap Badan Pengungsi PBB di Palestina (UNRWA) telah dirilis pada Kamis (21/3).

Juru bicara PBB Florencia Soto Nino mengatakan berdasarkan hasil sementara, UNRWA telah menerapkan sejumlah mekanisme dan prosedur untuk memastikan kepatuhan terhadap Prinsip Netralitas Kemanusiaan

Namun pihaknya menemukan beberapa bidang yang perlu penanganan lebih lanjut.


"Kelompok peninjau sekarang akan mengembangkan rekomendasi yang konkrit dan realistis tentang bagaimana mengatasi bidang-bidang penting ini untuk memperkuat dan meningkatkan UNRWA,” ujar Soto Nino, seperti dikutip dari AFP.

Dia menambahkan, laporan akhir tentang UNRWA akan disampaikan kepada Guterres pada 20 April dan akan dipublikasikan.

Januari lalu, UNRWA dilanda kontroversi setelah Israel menuduh 12 dari 30.000 pegawainya terlibat dalam serangan Hamas tanggal 7 Oktober 2023.

PBB segera memecat anggota staf yang terlibat dan meluncurkan penyelidikan internal dipimpin oleh mantan menteri luar negeri Prancis Catherine Colonna.

Colonna mewawancarai staf UNRWA serta pejabat Israel dan Palestina sebagai bagian dari penyelidikan.

Pekerjaannya didukung oleh tiga kelompok penelitian yakni Institut Raoul Wallenberg di Swedia, Chr. Institut Michelsen di Norwegia dan Institut Hak Asasi Manusia Denmark.

Sekitar 15 negara termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan Jepang menangguhkan pendanaan untuk UNRWA menyusul tuduhan Israel.

Kanada dan Swedia memutuskan kembali mengirimkan bantuan kepada badan tersebut, setelah penyelidikan PBB dilakukan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya