Berita

Prabowo Subianto menyampaikan keterangan terkait hasil Pemilu 2024 di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu malam (20/3)/RMOL

Politik

Prabowo Minta Diberi Kesempatan untuk Bekerja bagi Seluruh Rakyat

KAMIS, 21 MARET 2024 | 04:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebuah pesan penting disampaikan calon presiden terpilih Prabowo Subianto kepada masyarakat Indonesia yang tidak memilihnya pada kontestasi Pilpres 2024.

Pesan itu adalah meminta diberikan kesempatan untuk membangun bangsa Indonesia agar lebih baik. Prabowo menegaskan akan bekerja semata-mata untuk rakyat Indonesia.

"Bagi mereka yang tidak memilih kami, berilah kami kesempatan. Kami akan buktikan, kami akan jadi presiden-wakil presiden yang akan bekerja yang sekeras-kerasnya untuk seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo Subianto ketika jumpa media usai buka puasa bersama dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM), di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu malam (20/3).


Saat ini proses dan tahapan Pemilu 2024, baik Pilpres maupun Pileg, sudah dilewati. Sehingga dia meminta seluruh elemen masyarakat menghormati keputusan KPU RI.

"Pemilihan umum terutama pemilihan presiden sudah selesai. Semua pilihan rakyat adalah harus kita hormati. Yang memilih 02 kita hormati, yang memilih 01 kita hormati, yang memilih 03 kita hormati. Kita bersatu. Demikian yang ingin saya sampaikan, semoga niat baik semua unsur nanti akan terlihat dan semoga perjuangan kita diridhoi Allah SWT," tuturnya.

Untuk 5 tahun ke depan, Prabowo menyebut dirinya bersama Gibran telah diberi amanat dari rakyat untuk membangun bangsa Indonesia dan bekerja untuk rakyat.

"Sekali lagi saya katakan kita telah dipilih oleh rakyat Indonesia. Mandat rakyat Indonesia adalah di tangan kami. Tapi kami akan menjadi presiden dan wakil presiden pemerintah untuk seluruh rakyat Indonesia," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya