Berita

Konferensi pers Partai Nasdem menyikapi hasil Pemilu 2024 di Tower Nasdem, Jakarta Pusat, Rabu malam (20/3)/RMOL

Politik

Gabung ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Bukan Prioritas Utama Nasdem

KAMIS, 21 MARET 2024 | 02:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bergabung dengan pemerintah baru kepemimpinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming disebut bukan prioritas utama bagi Partai Nasdem. Akan tetapi, Nasdem berharap Pemilu 2024 menghasilkan pemerintahan yang lebih hebat, kuat, dan solid untuk menjalankan roda pemerintahan.

Begitu yang disampaikan Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem, Surya Paloh, saat ditanya soal peluang Nasdem bergabung ke pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Bergabung pada pemerintahan baru saya pikir bukan prioritas utama bagi Nasdem. Kemungkinan tetap bergabung maupun tidak bergabung itu sama posisinya hari ini," kata Paloh kepada wartawan saat menggelar konferensi pers menyikapi hasil Pemilu 2024 di Tower Nasdem, Jakarta Pusat, Rabu malam (20/3).


Namun demikian, lanjut Paloh, pihaknya berharap pemerintahan yang baru nanti lebih hebat, kuat, dan solid untuk menjalankan roda administratif pemerintahan.

"Itu harapan dari Nasdem, itulah sikap Nasdem," pungkas Paloh.

Dalam kegiatan konferensi pers ini, Partai Nasdem menyatakan menerima hasil Pemilu 2024. Bahkan, Nasdem menyampaikan ucapan selamat kepada Prabowo-Gibran yang memenangkan Pilpres 2024.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya