Berita

CEO Saudi Aramco, Amin Nasser/Net

Dunia

CEO Saudi Aramco Klaim Transisi Energi Dunia Gagal

RABU, 20 MARET 2024 | 17:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Implementasi transisi energi yang berencana menghentikan penggunaan minyak dan gas bumi dunia yang saat ini sedang digencarkan, dinilai telah gagal.

Hal tersebut disampaikan CEO raksasa minyak Arab Saudi, Saudi Aramco, Amin Nasser, baru-baru ini. Menurutnya, permintaan volume fosil yang diperkirakan malah akan meningkat pada beberapa tahun mendatang.

"Strategi transisi energi yang dijalankan saat ini tampak gagal di sebagian besar bidang, karena bertabrakan dengan lima kenyataan yang sulit," katanya, dikutip Rabu (20/3).


Ia pun mengimbau kepada para pembuat kebijakan untuk menyusun kembali strategi transisi energi dengan lebih realistis.

Menurutnya, dunia justru perlu untuk berinvestasi pada sektor hulu migas dengan memperhatikan permintaan pasokan.

Menurut Nasser, sumber energi alternatif tidak akan mampu menggantikan hidrokarbon dalam skala besar, sekalipun dunia telah berinvestasi lebih dari 9,5 triliun dolar selama dua dekade terakhir.

Pembangkit listrik yang berasal dari angin dan surya saat ini disebut hanya memasok kurang dari 4 persen energi dunia, sementara total penetrasi kendaraan listrik juga kurang dari 3 persen.

"Ini bukanlah gambaran masa depan yang telah dilukiskan oleh beberapa pihak. Bahkan mereka mulai menyadari pentingnya keamanan pasokan minyak dan gas," ujarnya.

Selain itu, negara-negara berkembang di wilayah selatan juga diperkirakan akan mendorong permintaan minyak dan gas seiring dengan tumbuhnya perekonomian di negara-negara tersebut, yang mewakili lebih dari 85 persen populasi dunia.

Di sisi lain, negara-negara ini juga hanya menerima kurang dari 5 persen dari target investasi energi terbarukan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya