Berita

Suasana penutupan Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. yang melintasi Kantor KPU RI, Rabu (20/3)/RMOL

Politik

Ruas Jalan Depan KPU RI Ditutup Total Jelang Penetapan Hasil Pemilu

RABU, 20 MARET 2024 | 14:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penetapan hasil pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang akan berlangsung hari ini, Rabu (20/3) dijaga ketat aparat kepolisian. Bahkan, ruas jalan di sekitar kantor Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) ditutup total.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik RMOL, ruas Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, untuk dua arah, baik dari arah Bundaran Hotel Indonesia (HI) maupun yang dari arah Taman Suropati tidak bisa dilalui kendaraan.

Polri menutup dua arus Jalan Imam Bonjol di depan kantor KPU RI menggunakan barier beton setinggi 1,8 meter, serta dilengkapi dengan kawat berduri.


Penjagaan di berbagai titik juga dilakukan oleh Korps Brigade Mobile (Brimob), Korps Shabara, Korps Polisi Satwa, hingga Polisi Wanita.

Seperti di depan Jalan Imam Bonjol dekat kantor KPU RI, di ujung Jalan Imam Bonjol dekat Gedung Graha Mandiri yang mengarah ke Bundaran HI maupun Sudirman, hingga di sekitar Taman Menteng.

Selain personel keamanan yang disiagakan, Polri juga mengerahkan sejumlah kendaraan taktis di beberapa titik, antara lain mobil pengurai massa (Raisa), water canon, baracuda, hingga mobil penjinak bom (Jibom).

Selain itu, juga terlihat beberapa anjing pelacak atau K9 yang berkeliling di sekitar kantor KPU RI.

Hingga siang ini, KPU RI masih belum menyelesaikan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional untuk dua provinsi, yaitu Papua dan Papua Pegunungan.

Penetapan hasil Pemilu 2024 diperkirakan akan dilakukan pada tengah malam nanti, mengingat belum ada kejelasan dari KPU RI mengenai kapan dua provinsi tersebut bisa selesai direkap.

Namun yang jelas, hasil pemilu harus ditetapkan hari ini tanggal 20 Maret 2024 mengingat berdasarkan UU 7/2017 tentang Pemilu mengharuskan penetapan dilakukan 35 hari pasca pemungutan suara.



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya