Berita

Adian Napitupulu/RMOL

Politik

Adian Napitupulu Tegaskan Puan Maharani Tidak Pernah Tutup Mata soal Hak Angket DPR

SELASA, 19 MARET 2024 | 22:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDIP Puan Maharani tidak akan menutup mata mengenai wacana hak angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pilpres 2024.

Demikian disampaikan Anggota Fraksi PDIP DPR RI Adian Napitupulu saat ditanya wartawan mengenai sikap Puan Maharani yang belakangan seolah menghilang di tengah riuh wacana hak angket DPR.

"Mbak Puan sebagai Ketua DPR tidak pernah menutup mata terhadap apapun. Enggak pernah," tegas Adian seusai beraudiensi dengan para demonstran yang mendesak DPR RI untuk menggulirkan hak angket, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa malam (19/3).


Menurut Adian, absennya Puan di tengah wacana hak angket bukan berarti dia menutup mata. Sekjen PENA ‘98 ini meyakini, Puan justru ikut mengkaji berbagai pertimbangan sebelum Fraksi PDIP di DPR RI menggulirkan hak angket.

"Dia harus mencermati segala sesuatunya. Dan bagaimana pun dia kan mencermati, kalau matanya tertutup, kan tidak mungkin," kata Adian.

Lebih lanjut, saat ditanya tentang langkah PDIP dalam menyikapi detik-detik pengumuman hasil Pemilu 2024 oleh KPU RI, ia menyebut bahwa fraksi PDIP tidak pernah menitikberatkan tentang selisih angka hasil Pemilu 2024.

"Kita itu tidak melihat angka-angka ya. Gini lho, demokrasi itu tidak hasil, demokrasi itu proses, proses itu mensyaratkan banyak hal, untuk sampai pada sebuah kesimpulan apakah kualitas demokrasinya bagus atau tidak bagus?" ujarnya.

"Makanya kalau kita bicara tentang demokrasi dan kualitas demokrasi, tidak bicara angka angka pemilu. Kita bicara proses yang terjadi dalam perjalanannya menuju angka-angka itu," demikian Adian.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya